Melawan Bosan

Menyambangi Harta Karun Arcade dan Konsol Game Tersembunyi di Tengah Jakarta

Siapa sangka, ruang rahasia lantai dua rumah kawasan Menteng yang dikelola seorang musisi bisa membawa kita bernostalgia ke dunia game 80'an. Ruangan ini salah satu koleksi game paling gila di Indonesia.

oleh Alva Christo
20 Juni 2018, 5:01am

Semua foto oleh Alva Christo.

Rumah dua lantai di kawasan Menteng, Jakarta Pusat itu tak lebih besar ataupun menonjol dibanding rumah-rumah sekitarnya—mengingat Menteng adalah kawasan elit yang dipenuhi rumah superbesar dan mewah—asalkan kita tak menghitung harta karun yang tersimpan di ruang rahasia lantai atas. Lelaki berusia 37 tahun itu menyambut saya ramah di halaman depan, lantas segera mengajak saya masuk. Untuk artikel ini, dia hanya bersedia disebut GX7, nama yang sering dia pakai sebagai inisial ketika main game. Setelah menaiki tangga, ada satu pintu geser yang membawa kita ke gua harta karun video game. Pecinta game manapun pasti segera ngiler melihat koleksinya.

Ruangan ini penuh nostalgia dan sangat nyaman. Koleksi gamenya semua ditata rapi dan siap dimainkan setiap ada waktu luang. Atmosfer bagaikan Gaming Center lawas dekade 80'an.

GX7 tertarik mengoleksi konsol game sejak kecil. Lalu mulai serius benar-benar mengumpulkan segala macam hal yang berhubungan dengan game saat kuliah 8 tahun lalu. Baru sekitar 2 tahun belakangan, dia merambah koleksi game Arcade.

Sebagai seniman grafis sekaligus musisi di kesehariannya, GX7 tertarik dengan konsol game selain sudah familiar sejak kecil dengan game-game klasik. "[Saya mengoleksi konsol dan game arcade] karena suka dengan grafik desainnya: mulai dari packaging, artwork, visual, musik, dan produk desain," ujarnya. "Di samping itu, pada saat kecil banyak game yang tidak terbeli, maka timbulah niat untuk koleksi."

GX7 juga mengatakan perbedaan mencolok dari game lawas adalah simpel, bisa dimainkan kapan saja dan tidak time consuming. Keseruan juga bisa ditemukan ketika kita bisa melatih fokus dan mengalahkan high score sebelumnya.

Total koleksi GX7 mencakup lima mesin Arcade, kurang lebih 10 konsol game, dan puluhan game untuk Arcade dan konsol. Kebanyakan game didapatkan di Indonesia, ada juga yang sebagian didapatkan di Jepang. Banyak sekali variasi game dan konsol yang bisa dimainkan, salah satu game yang paling berharga menurutnya adalah Tatsujin Oh dan Sailor Moon. Biasa GX7 hunting di tempat DingDong yang sudah tutup atau gudang importer Amusement Center. Uniknya, GX7 mengaku tidak begitu aktif di komunitas gamer, walau tetap menjalin koneksi dengan sesama pecinta arcade dan konsol game.

Omong-omong game favorit kolektor sepertinya apa sih? "Game favorit gue Tatsujin Oh, Last Resort, dan Bat Rider. Sedangkan konsol favorit gue yang juga didisplay di galeri ini adalah Megadrive dan Famicom."

GX7 menuturkan merawat konsol dan mesin arcade yang rata-rata berusia lebih dari 15 tahun ini tidak terlalu ribet. Maintenance utamanya adalah bersih-bersih dan kalibrasi mesin, itupun dilakukan minimal enam bulan sekali, tetapi seminggu sekali semua mesin harus dinyalakan untuk menjaga perfoma.

Tantangan sebenarnya bagi kolektor adalah saat berburu mesinnya di pasar loak. Banyak mesin yang dijual, tapi rata-rata board yang diminati rusak dan memakan waktu lama untuk diperbaiki. Alhasil, GX7 harus mencari komponen asli yang lumayan langka dan butuh teknisi khusus.

Bagi pemula yang tertarik dan baru mengumpulkan konsol ataupun game arcade lawas, GX7 menyarankan memulai mengoleksi game-game konsol yang paling memorable dan familiar. Misalnya saja Megadrive, Famicom, ataupun NES.

Simak koleksi serba-serbi video game, mulai dari arcade sampai konsol, yang dimiliki GX di istana tersembunyinya: