Iklan
Insiden Seram

Perempuan Inggris Tewas Usai Tertusuk Sedotan Besi

Sumpah serem abis, berpotensi bikin orang khawatir pakai sedotan ramah lingkungan ini.

oleh Jelisa Castrodale; Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza
13 Juli 2019, 8:15am

Foto ilustrasi oleh Getty Images

Setahun terakhir, semakin banyak pihak menggalakkan kampanye berhenti memakai sedotan plastik dan produk plastik sekali pakai lainnya. Starbucks adalah salah satu rantai kedai kopi besar bertekad menghentikan penggunaan sedotan plastik secara serentak di seluruh cabangnya. Mereka bahkan berambisi tak menyediakan sedotan sama sekali pada 2020. Restoran cepat saji macam McDonald’s juga melakukan hal serupa di sejumlah negara, contohnya Indonesia.

Namun, tim koroner Inggris belum lama mengeluarkan imbauan soal bahaya penggunaan sedotan berbahan baja, setelah kecelakaan nahas menimpa lansia 60 tahun. Dilansir dari The Telegraph, Elena Struthers-Gardner sedang membawa “gelas toples” ketika dia terjatuh di dapurnya.

Perempuan yang tinggal di Dorset, Inggris itu terjerembap ke arah sedotan besi yang nongol dari tutup gelas. Sedotan sepanjang 25 sentimeter itu sontak menusuk mata kiri dan menembus kepalanya. Kecelakaan ini mengakibatkan kerusakan pada batang otaknya.

"Saat mau ke dapur, saya melihat Lena tengkurap di antara ruang kerja dan dapur," tulis pasangannya, Mandy Struthers-Gardner, dalam pernyataan yang dibacakan selama pemeriksaan koroner. "Dia mengeluarkan suara aneh. Gelasnya jatuh ke lantai tapi masih utuh. Saya melihat ada sedotan menyangkut di kepalanya. Saya langsung menghubungi 999 untuk mengirim ambulans."

Paramedis segera melarikan Elena Struthers-Gardner ke Rumah Sakit Umum Southampton. Sayangnya, cedera Elena sudah kelewat fatal sehingga alat penopang kehidupan yang terpasang di tubuhnya harus dicabut. Dia meninggal keesokan harinya. Asisten koroner Brendan Allen di County of Dorset tidak menentukan penyebabnya terjatuh. Elena hanya disebut meninggal karena cedera otak traumatis.

Elena adalah mantan joki. Mandy mengatakan dia memiliki gangguan gerak tubuh gara-gara pernah terjatuh dari kuda saat masih usia 20-an. Cedera tulang belakangnya sering membuat dia jatuh. "Masalah mobilitas sering membuat orang-orang seperti Elena, anak-anak, atau bahkan yang normal sekalipun kehilangan keseimbangan," tulisnya. "Walaupun tak melulu menyebabkan kematian, ini tetaplah berbahaya."

Allen tampaknya sepakat dengan Mandy. Dia kemudian menyarankan agar sedotan besi tidak pernah digunakan dalam tempat minum yang tutupnya terpasang. "Sedotan besi harus dipakai secara hati-hati," urainya. "Sedotan ini bisa menyebabkan luka serius apabila menghadap ke arah yang salah saat kalian terjatuh. Masalah utama di sini tampaknya sedotan dia tidak bisa pindah tempat."

Waduh. Sedotan besi memang ramah lingkungan, tapi ternyata bahaya juga. Kayaknya mendingan kita ganti ke sedotan kertas atau silikon saja deh…

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.