Sudah Ada Film Porno Bertema Virus Corona Wuhan
Sumber foto dari cuplikan video yang dibuat Spicy x Rice  
Coronavirus

Harusnya Kita Ga Kaget Sih Kalau Sudah Ada Film Porno Bertema Virus Corona

Industri film dewasa senantiasa mengikuti tema yang ngetren. Termasuk krisis penularan virus skala global. Kata pembuatnya, tujuannya menghibur sekaligus mengedukasi.
10 Maret 2020, 5:36am

Dalam sebuah video berjudul "Rekaman Kamera Tubuh Penyelidikan (Agen CDC) Wuhan yang Ditelantarkan", kita menyaksikan sudut pandang pertama “Jerry”, seorang tenaga medis dalam pakaian hazmat, tengah pelan-pelan berjalan dalam kegelapan dalam sebuah fasilitas medis.

Napasnya terengah-engah dan jantungnya berdetak cepat, dan terdengar suara dari walkie-talkienya. Tiba-tiba, pergumulan terjadi, dan seorang perempuan mengenakan baju pasien rumah sakit menyerbunya, menarik keluar penisnya dari lubang kostumnya, dan ya sisanya kamu sudah tahu apa yang terjadi.

Virus corona, atau dikenal sebagai COVID-19, telah menewaskan lebih dari 4.000 orang dan menginfeksi lebih dari 100 ribu orang di seluruh dunia. Video “Wuhan yang Terlantar”, menampilkan pasangan dengan nama alias Spicy x Rice, memang mengandung elemen kebenaran: kota Wuhan di Tiongkok yang menjadi titik awal penyebaran virus corona memang ditelantarkan.

Transportasi umum dihentikan dan pergerakan penduduknya dibatasi selama lebih dari sebulan. Video mereka lainnya, berjudul "Agen Pemerintah Menangkap Seorang Perempuan yang Diduga Terjangkit Virus Corona" tidak ada bedanya dengan judul berita yang bisa kamu tonton di TV.

Memang benar bahwa karya seni yang baik adalah imitasi kehidupan nyata, dan saat ini kehidupan nyata sedang buruk-buruknya bagi banyak orang. Apabila ada satu bentuk seni yang bisa mengubah situasi kacau apapun menjadi lahan eskapisme dan hiburan, ya cuman porno jawabannya. Maka tidak heran ada film porno bertemakan virus corona.

Apabila kamu memasukkan kata kunci “corona virus” ke Pornhub, muncul 112 video dengan judul seperti “Demi Obat, MILF Pasien Karantina Virus Corona Diancuk” dan “Pasien Virus Corona Bersetubuh di Ruang Karantina.” Di situs xHamster, hanya ada 4 video muncul dengan pencarian kata kunci yang sama, dan salah satunya adalah sebuah video postingan lama menampilkan orang bermain roleplay suster mengenakan masker wajah.

Namun menurut juru bicara xHamster, Alex Hawkins, program mereka yang menawarkan akun premium secara cuma-cuma bagi daerah-daerah yang terkena virus corona, disambut meriah, dan mereka bahkan kerepotan mengesahkan banyaknya permintaan akun-akun baru tersebut.

"Kami merasa harus menggunakan situs porno sebagai tempat orang bisa mendapatkan informasi yang valid soal Virus Corona dengan elemen humor."

"Menurut saya, orang tertarik dengan film porno bertemakan COVID-19 mirip dengan bagaimana orang yang takut dengan tempat-tempat gelap menyukai film horor. Kita semua mencari sesuatu yang membuat kita merasa hidup," ujar Spicy, aktor lelaki dari duo Spicy x Rice ke saya. "COVID-19 menjadi momok dan misteri bagi semua orang di dunia saat ini… Kita perlu bisa merasakan sesuatu, dan apalagi yang lebih baik untuk membuat orang merasakan sesuatu di tengah krisis global saat ini?"

Tidak hanya membuat penonton bergairah, banyak juga situs yang berupaya mengedukasi para penontonnya mengenai virus corona.

Dalam video "Virus Corona COVID-19: Perempuan Jalang Harus Mengenakan Proteksi Akibat Menjangkitnya Virus", aktris Little Squirtles membuka pintu rumah, menanggalkan sepatunya dan berteriak, “Ayah, aku pulang! Aku sange nih.”

Sang partner Chase Poundher muncul dari dalam rumah mengenakan master wajah, dan memberi sinyal kepadanya untuk berhenti bergerak. "Tunggu, jangan mendekat. Emangnya kamu belum dengar tentang COVID-19?” Dia kemudian menjelaskan apa itu virus corona selama 30 detik dengan sangat mendetail: situasi perebakan situs corona di Tiongkok, kenapa masker wajah itu penting, dan kenapa mereka harus mengenakan kondom ketika berhubungan seks.

Chase mengatakan ke saya bahwa video tersebut terinspirasi dari video keselamatan tua Delta Airlines. Tujuan utama video mereka, yang diunggah dan bisa ditonton secara cuma-cuma, adalah mengedukasi penonton tentang penggunaan masker wajah yang baik dan benar dan bagaimana virus corona bisa menyebar.

Dia menambahkan bahwa video mereka ini, dan upaya mereka untuk meningkatkan kesadaran publik tentang virus corona seringkali disensor banyak pihak.

"Kami merasa harus menggunakan situs porno kami sebagai tempat orang bisa mendapatkan informasi yang valid dengan elemen humor agar orang tertarik dan juga mengurangi peluang situs kami dilarang," ujar Spicy. "Inilah yang menimbulkan ide tersebut, kesadaran bahwa setiap kejadian di dunia nyata akan ujung-ujungnya dibuat versi pornonya, kami tahu bahwa orang akan mencari film porno virus corona di situs-situs yang tidak disensor seperti Pornhub."

Kini banyak video di internet mencoba meniru, dan memasukkan virus corona dan COVID-19 ke dalam judul mereka. Misalnya video seorang perempuan jogging di treadmill dengan kaki telanjang mengenakan bikini, dalam video yang diberi judul “Akhiri Virus Corona.” Ada lagi video lain menampilkan dua orang mengenakan seragam hazmat berpura-pura sedang bersenggama. Banyak juga video-video lelaki sedang bermastubasi dengan kata “virus corona” dalam judulnya. Banyak dari video ini menampilkan aktor Asia, dan sayangnya banyak dari judul dan komentar-komentar videonya lumayan rasis—sama seperti video porno bertema rasial lainnya.

Beberapa video yang masuk ke dalam tema virus corona menampilkan orang-orang yang sedang dikarantina, tengah menghabiskan waktu atau mencoba meraup uang dari dunia digital. Apakah videonya direkam oleh orang yang sedang mengkarantina diri sendiri, itu tidak jelas. Kalau kamu memiliki virus corona—batuk, demam, dan nafas pendek—kemungkinan kamu tidak akan berani untuk melakukan hubungan seks yang melelahkan, alih-alih merekam video porno. Tapi kalau kamu dalam proses penyembuhan, dan bosan setelah berminggu-minggu sendirian, dan punya koneksi internet? Bisa saja.

"Kami tahu bahwa virus corona adalah “materi viral yang bagus” tapi kami juga sadar akan dampak negatifnya yang tragis," ujar Spicy. "Kami tidak ingin menghina mereka-mereka yang terdampak dengan membuat film porno yang terlalu nyata. Kami tahu orang-orang terjebak di Wuhan dan membuat video porno ini sambil mempertimbangkan perasaan mereka. 'Apakah mereka akan merasa tersinggung? Ataukah video ini akan membantu mengalihkan pikiran mereka?' Kami ingin yang nomor dua."

Sudah jelas tidak ada zombi-zombi perempuan di area-area yang terdampak virus corona yang sudah gatal untuk berhubungan seks, dan mengenakan masker wajah ketika melakukan seks tidak akan membantu mencegah tertular virus. Tapi ya di sinilah fantasi porno bermain.

"Saya rasa orang mencari konten ini sebagai hiburan belaka…Hanya minoritas saja yang bermasturbasi ke konten macam ini," ujar Chase. "Memang ada banyak orang yang punya fetish masker, tapi itu tidak berhubungan langsung dengan tren COVID-19 ini. Konten ini dianggap menarik karena bisa membantu membuat topik yang serius sedikit lebih enteng."

Artikel ini pertama kali tayang di VICE US.