The VICE Guide to Right Now

Perusahaan di Jepang Sediakan Layanan Pemakaman untuk Boneka Seks Bekas Pakai

Mereka beralasan, jasa boneka seks amat banyak, sehingga layak dikenang dalam upacara pemakaman yang bisa dihadiri bintang porno. Ok!
oleh Koyu
31 Januari 2020, 4:38am
Perusahaan di Jepang Sediakan Layanan Pemakaman untuk Boneka Seks Bekas Pakai
Foto ilustrasi boneka seks via Ventus17 dari Pixabay  

Boneka seks memang bisa memenuhi hasrat seksual kita, tapi sayangnya benda ini sulit untuk dimusnahkan. Apabila dibuang sembarangan, yang ada bisa bikin orang yang enggak sengaja melihatnya jantungan. Forum internet seperti Reddit sekalipun memiliki utas khusus yang membahas cara terbaik membuang boneka seks.

Bagi sebagian orang, boneka seks tidak sebatas pemuas gairah saja. Mereka mungkin memiliki keterikatan emosional dengan boneka, sehingga tidak enak hati ingin membuangnya.

Di situlah Ningen Love Doll Company berperan. Sejak 22 Januari, perusahaan Jepang ini menyediakan prosesi pemakaman untuk boneka seks. Dilansir Sora News, aktris porno Rei Kato akan melangsungkan acara memorial bagi boneka-boneka yang akan dibuang.

Ada tiga paket pemakaman yang tersedia. Pertama adalah Doll Funeral Plan. Seharga 50.000 yen (Rp6,2 juta), paket ini terdiri dari pemakaman dan acara memorial untuk boneka seks. Pemilik akan menerima sertifikat pemakaman dan video atau foto kenang-kenangan.

Paket Doll Joint Funeral Plan jauh lebih terjangkau, biayanya 30.000 yen saja atau setara Rp3,7 juta. Paket ini akan melakukan pemakaman massal untuk beberapa boneka seks. Ada sertifikat dan kenang-kenangan juga buat pemilik.

Nah, pilihan ketiga agak lebih mahal. Wajar saja karena layanan yang ditawarkan lengkap banget. Pemilik bisa ikut ke tempat pengolahan setelah pemakaman selesai. Kalau pemilik tidak sanggup melihat bonekanya dihancurkan, mereka bisa memilih opsi memotongnya dengan pedang katana. Ningen Love Doll Company juga siap membacakan pesan terakhir pemilik kepada bonekanya. Selain sertifikat dan foto atau video, pemilik bisa membawa pulang bagian boneka yang sudah dipotong sebagai kenang-kenangan. Paket ini menelan biaya 90.000 yen (Rp11 juta).

Upacara pemakamannya diadakan di Higashiosaka, Osaka. Mereka bermitra dengan perusahaan pembuangan limbah industri lokal untuk menghancurkan boneka setelah pemakaman.

Menurut siaran pers perusahaan, pilihan pedang menandakan “keinginan mereka untuk bersikap tulus dan menghormati sampai akhir hayatnya.” Pedang katana sering digunakan dalam upacara keagamaan di Jepang.

Selain boneka seks, Ningen Doll Company juga menerima boneka dan patung mainan.

Pemakaman mainan dan robot lumrah di Jepang. Budaya Jepang percaya setiap benda mati memiliki jiwa, dan harus dimakamkan dengan perpisahan tulus.

Setiap tahunnya, ada sekitar 2.000 boneka seks yang terjual di Jepang. Bagi beberapa lelaki Jepang, boneka seks memberikan kepuasan seksual dan emosional, serta sebagai pengganti pasangan kekasih atau istri. Namun, stigma seputar boneka seks tetap ada.

Follow Koyu di Instagram .

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.