Quantcast
Kultur Meme

Setelah Meneliti 160 Juta Gambar, Ilmuwan Simpulkan Ada Dua Situs Pemasok Utama Meme di Dunia

Penelitian ini memaksa tim peneliti menelusuri Reddit, 4chan, hingga Twitter. Pola persebaran meme pun bisa dipetakan.

Samantha Cole

Peneliti dari University College London mengembangkan metode baru untuk memahami bagaimana meme tersebar di Internet. Kesimpulan mereka, berdasarkan artikel yang dilansir, Jurnal MIT Technology Review, tidak jauh berbeda dari pengetahuan anak-anak yimyam yang mendiami sudut gelap Internet beberapa tahun terakhir. Dari pengamatan peneliti, tiap negara memang punya forum meme masing-masing, namun "mentahan" yang akhirnya ditiru ke seluruh dunia, bersumber dari dua situs ini: subreddit r/the_donald dan forum 4chan yang dinamai /pol/.

Para peneliti mengklaim sudah mempelajari ekosistem meme multiplatform sebelum sampai pada kesimpulan tersebut. Mereka menyatakan motor produsen meme adalah “komunitas pinggiran maupun yang memiliki ideologi ekstrem.”

“Penelitian kami menyediakan landasan ilmiah untuk kajian antropologi internet selanjutnya. Dari telaah ini, peneliti lain juga bisa memahami bagaimana meme tersebar selaras dengan ideologi tertentu," seperti dikutip dari paper yang mereka rilis awal pekan ini.

University College London bukanlah lembaga pendidikan pertama yang mengkaji ekosistem persebaran meme secara ilmiah. Namun, kesimpulan yang mereka dapatkan memberi pemahaman baru bagi kita. Ternyata, meme yang diadopsi banyak komunitas internet, seringkali awalnya dibikin oleh forum-forum yang memiliki pandangan ekstrem. Misalnya saja kaum sayap kanan kulit putih, fasis, misoginis, maupun kiri radikal.

Berdasarkan keterangan paper tim peneliti University College London, mereka sudah memantau lebih dari 160 juta meme, beserta berbagai variannya. Situs-situs yang banyak menyebar mentahan meme biasanya Reddit, Twitter, 4chan, dan Gab. Tak hanya itu, berdasarkan lebih dari 700 ribu gambar yang tersimpan di arsip KnowYourMeme.com, para peneliti mengembangkan algoritma untuk memastikan tidak ada meme yang terduplikasi.

Berdasarkan data sebesar itu, peneliti mengembangkan kategorisasi yang bisa menentukan sumber asal produsennya, komunitas yang pertama kali menyebarkan meme itu, serta pola sosial di Internet macam apa yang melatari tersebarnya suatu meme. Pada akhirnya, peneliti bisa menyimpulkan apakah sebuah meme sebetulnya memang untuk melucu, atau justru didorong tujuan rasis sekaligus menyelubungi ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu.

Penelitian ini tidak berusaha mencari siapa sosok yang pertama kali membuat satu meme. Namun setidaknya pola kemunculan meme selalu sama: pasti si pembuat membagikannya di kanal komunikasi terbatas dulu, misalnya telegram, whatsapp, atau signal, baru kemudian meme tadi menyebar ke forum lebih besar seperti 4Chan, 9Gag, hingga 1Cak.

Berdasarkan pola yang mereka dapatkan, sebagian besar meme yang kita kenal sekarang seringkali muncul lebih dulu di /pol/, sementara the_donald biasanya dipakai untuk menyebarkan meme supaya bisa menjangkau pemirsa di luar komunitas yang pertama kali memproduksinya. Dari sana, barulah meme tersebut beredar di Reddit dan Twitter kalau ada nuansa lucu dari gambarnya. Padahal, jika ditelaah, gambar-gambar yang awalnya muncul di /pol/ bernuansa politis.

Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah memahami bagaimana ilmuwan bisa mendeteksi ujaran kebencian lebih cepat dengan algoritma mutakhir. Bahan dasar untuk mendeteksinya adalah meme. Karena, seperti yang kita pahami di Indonesia, meme sudah sering banget dipakai oleh kelompok buzzer cebong maupun kampret menjelek-jelekkan satu sama lain.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard