Iklan
The VICE Evening Bulletin

Buletin Sore VICE: Kuburan Jasad Sisa Penjarahan Kapal Dibongkar, Otak di Balik MCA Diburu Polisi

Ada juga rangkuman berita penting dari dalam dan luar negeri lainnya. Semisal hibah F-16 untuk TNI AU dan teknologi deepfake bisa bikin hoax jauh lebih berbahaya.

oleh VICE Staff
28 Februari 2018, 11:43am

Kapal HMS Exeter saat masih berlayar. Bangkainya di laut Jawa dijarah pedagang besi tua. Foto via Wikimedia Commons/Domain Publik

Berita penting seharian ini kami rangkum untuk Anda baca sambil pulang dari kantor ke rumah

Kabar Seputar Indonesia

Indonesia Gali Kuburan Jasad Pelaut Yang Kapalnya Dijarah Pedagang Besi Tua Kementerian Luar Negeri Indonesia dan Kedutaan Belanda menggelar pembongkaran lokasi diduga kuburan jasad pelaut yang tewas selama Perang Dunia II di dekat Pelabuhan Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Jasad mereka ikut terangku aktivitas penjarahan besi tua kapal oleh pengusaha nakal setempat. Kuburan itu diduga memuat jasad tentara Belanda maupun Inggris yang gugur saat melawan Jepang. Laporan investigasi Tirto.id soal penjarahan kapal memicu kemarahan di Belanda maupun Inggris, karena seharusnya bangkai kapal perang dijaga oleh pemerintah Indonesia. —Sindonews

Polisi Memburu Perempuan Berinisial TM, Otak di balik The Family Muslim Cyber Army Perempuan berinisial TM sedang menjadi incaran Divisi Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri. Dia diduga kuat sebagai otak yang mengkoordinasi sekaligus menjadi konseptor The Family Muslim Cyber Army (MCA). Enam anggota kelompok ini sejak kemarin sudah dibekuk polisi di wilayah berbeda-beda, lantaran terbukti menyebar hoax. Kabar palsu yang mereka sebar misalnya kebangkitan PKI, pembunuhan ulama, serta fitnah terhadap presiden dan pejabat negara. MCA mirip grup Saracen, namun belum ditemukan motif ekonomi dalam aksinya. Brigjen Polisi Fadil Imran meminta TM dan otak MCA lain segera menyerahkan diri. —Kompas

Rekening Orang Meninggal Bakal Wajib Dilaporkan ke Ditjen Pajak Perbankan dan lembaga keuangan kini wajib menyerahkan data rekening milik orang yang sudah meninggal, namun belum dibagi untuk warisan. Kebijakan ini mengacu pada revisi peraturan menteri keuangan Nomor 19 Tahun 2018. Tujuan dari beleid itu adalah tetap melacak aset-aset yang kemungkinan belum dilaporkan kepada otoritas pajak. Selain rekening, portofolio investasi dan surat berharga juga wajib dilaporkan. —Katadata

AS Kembali Hibahkan 24 Unit Jet Tempur F-16 ke TNI AU Indonesia kembali mendapat hibah pesawat tempur F-16 dari militer Amerika Serikat. Menhan Ryamizard Ryacudu menyatakan hibah jet ini adalah bagian dari kerja sama strategis indo-pasifik antara kedua negara. TNI Angkatan Udara sebelumnya telah memperoleh 10 unit F-16 dari AS. Namun beberapa pesawat hibah itu terlibat kecelakaan, sehingga mengundang kecaman pengguna Internet di Tanah Air tentang kemampuan pemerintah memelihara suku cadang dan menjaga keamanan pilot. —Antara

Kabar Seputar Dunia

Korut Diduga Pasok Senjata Kimia ke Suriah
Korea Utara diduga diam-diam mengirim sejumlah perkakas dan material ke Suriah untuk membantu mereka membangun pabrik senjata kimia. Dugaan itu muncul berkat investigasi rahasia yang dijalankan oleh PBB. Ditengarai Korut meminta bantuan perusahaan dari Cina untuk mengirim material pabrik senjata ke Suriah. Barang-barang yang dikirim antara lain pipa-pipa anti karat, tegel tahan panas dan anti zat asam, serta sejumlah perkakas lainnya. —asiancorrespondent

Kutub Utara Menghangat Jauh Lebih Cepat dari Seharusnya
Kutub Utara kini tak sedingin biasanya. Di beberapa lokasi, cuaca menghangat jauh lebih cepat dari siklus biasanya. Pada sebuah tempat yang jaraknya 700 kilometer dari kutub utara, suhunya berada di atas 0 derajat celcius, sesuatu yang jarang terjadi. 2015, 2016, dan 2017 adalah tahun-tahun terpanas bagi kutub utara sejak 1880. —Aljazeera

Toys R Us Terancam Bangkrut
Toko mainan Toys R Us di ambang kebangkrutan, sebanyak 3 ribu pekerja terancam di-PHK. Toko asal Inggris itu sedang melakukan langkah-langkah efisiensi dan restrukturisasi, di antaranya dengan mengevaluasi ulang keberadaan toko-toko mainan berukuran super besar yang umumnya dibangun pada 1980-90’an. —Telegraph

Kabar Menarik Lainnya

Sahabatku, Inilah 'Pangbes PETA': Pemimpin Kultus Internet Antikapitalisme
Kelompok pimpinan Saleh Karaeng Sila ini cuma kultus absurd atau cara kreatif mengkampanyekan koperasi sih? Simak wawancara VICE bersama sosok yang memanggil siapapun sebagai 'sahabatku!' itu. —VICE

Pangalo! Membakar Kancah Hip Hop Indonesia Dengan Daya Hidup Dosis Tinggi
Kombinasi antara filsafat Nitzsche, ketajaman lirik, sentuhan midas Senartogok, serta penghormatan terhadap tradisi Batak, menghasilkan kandidat proyek hip hop paling seru 2018. —VICE

Teknologi Deepfake Bikin Kampanye Hitam Makin Canggih, Juga Membuat Hidup Kita Makin Runyam
Dengan teknologi seperti deepfake, semua orang sanggup bikin video terlihat asli banget padahal palsu, kayak di serial 'Black Mirror'. Apakah Indonesia siap menghadapi kampanye hoax lebih parah dari MCA dan Saracen? —VICE