Konten Viral

Simak Rekaman Remaja Perempuan di Kolombia Usir 3 Rampok Bersenpi Pakai Golok

Aksi gadis 14 tahun itu disebut netizen mirip adegan film 'Kill Bill', seakan-akan doi memang pakar golok. Ternyata, warung ortunya itu sering disantroni rampok.
17.2.21
Girl with Machete
Screenshot dari arsip Noti 

Jika ada terlalu banyak kabar buruk berseliweran di linimasa kalian, cobalah rehat sejenak melihat rekaman CCTV memukau dari sebuah peristiwa perampokan gagal di Kolombia. Tiga perampok bersenjata api lari lintang pukang setelah diserang remaja perempuan 14 tahun yang bermodal golok.

Insiden ini terjadi di Ibu Kota Bogota pada 7 Februari 2021 lalu, tapi masih terus viral di kalangan pengguna internet berbahasa Spanyol. Dalam pantauan CCTV, nampak dua lelaki mengenakan helm motor mendekati meja kasir warung kelontong. Satu lelaki lain menyusul kemudian, dengan menutup paksa rolling door untuk menjebak keluarga pemilik warung.

Iklan

Polisi menyatakan para perampok itu memiliki senjata api saat beraksi. Di warung, hanya ada tiga orang, yakni si ibu, remaja yang viral, serta adiknya yang masih bayi. Melihat gelagat bahwa pengunjung malam itu perampok, si remaja dan ibunya segera bertindak dari balik meja kasir.

Sang ibu menerjang salah satu perampok untuk menimbulkan efek kejut, sementara si remaja mengambil golok dari bawah laci kasir, lalu menyabetkan benda tajam itu membabibuta. Tiga rampok tadi kelabakan, karena sabetan golok remaja yang tidak diungkap namanya oleh media Kolombia itu cukup presisi, menyasar bagian tubuh mereka. Beberapa netizen mengaku teringat sosok the Bride, tokoh utama film laga Kill Bill. Alhasil, ketiganya kabur menyelamatkan diri sendiri dan enyah dari warung tersebut.

Apakah remaja itu belajar ilmu bela diri, atau memang ahli golok? Saat diwawancarai media lokal, doi mengaku aksinya malam itu sebagai buah persiapan keamanan sejak lama. “Warung keluarga kami sudah beberapa kali kerampokan. Makanya, saya sudah mempersiapkan golok kalau sampai ada rampok kembali menyantroni warung,” ujarnya.

Dalam wawancara terpisah, sang ibu mengaku mendengar rampok itu menembakkan pistol, supaya anak gadisnya tak lagi mengejar mereka sampai jalan. “Saya mendengar, salah satu dari mereka teriak ‘sudah-sudah, jangan lakukan di toko ini’,” ujarnya.

Sayangnya, pelaku usaha kecil yang bisa menghalau rampok macam ini sangat jarang terjadi di Kolombia. Menurut survei Kamar Dagang Bogota, kasus kerampokan yang dialami minimarket atau toko kelontong level UMKM makin meningkat sejak 2020. Sepertiga pemilik bisnis ritel kecil mengaku jadi sasaran kejahatan, mulai dari pengutilan hingga perampokan, selama pandemi melanda Kolombia.

Itu sebabnya, video aksi berani yang dilakukan remaja 14 tahun itu, bersama sang ibu, membuat banyak orang kagum, khususnya di Kolombia. Bagaimanapun, video viral tersebut semakin menegaskan bahwa keamanan berusaha di Bogota masih belum membaik selepas survei yang disebut di atas.