Perubahan Iklim

Bank Singapura Ingin Jadi Yang Pertama Serius Perangi Perubahan Iklim

DBS tak main-main. Mereka mulai menggunakan energi terbarukan dan mencanangkan sepenuhnya memanfaatkan energi terbarukan pada 2030, setidaknya di kantor Singapura.
17.10.17
Foto ilustrasi via WIkimedia Commons.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Impact.

Climate Week 2017 menandai ulang tahun ketiga RE100, sebuah inisatif yang diluncurkan oleh The Climate Group (sebuah organisasi non-profit yang menjalin kerjasama dengan organisasi bisnis dan pemerintah negara-negara di Bumi guna mempromosikan teknologi dan kebijakan yang rameh lingkungan), yang diluncurkan untuk memandu organisasi bisnis internasional untuk sepenuhnya memanfaatkan energi terbarukan. Perusahaan yang ikut ambil bagian dalam inisiatif ini mematok target dan tenggatnya sendiri, sesuai dengan ambisi masing-masing. Misalnya, sebuah perusahaan asuransi internasional berjanji bakal 100 persen menggunakan energi terbarukan pada 2020, sementara Ebay mengklaim akan memasok 100 energi bersih ke kantor-kantor dan pusat datanya pada 2025. Inisiatif yang digagas tiga tahun silam ini menyatukan perusahaan dari semua sektor dan berusaha mengembalikan setiap industri pada perannya semula dalam menghambat perubahan iklim. VICE Impact beberapa waktu lalu menemui beberapa pemimpin politik dan industri guna membicarakan peran yang dimainkan oleh inisiatif layaknya RE100 dalam perang melawan perubahan iklim. Berikut hasil obrolan kami bersama Michael Power, COO DBS Bank.

VICE Impact: Mengapa DBS merasa perlu menghadiri Climate Week?
Michael Power: sebagai bank Asia dan perusahaan Singapura pertama yang bergabungd alam RE100, DBS berharap bisa menjadi pemain kunci yang berada di garis depan transisi menuju ekonomi karbon rendah yang dijalankan sepenuhnya dengan memanfaatkan energi terbarukan. Ikut serta dalam Climate Week tak hanya memberi kami kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang usaha-usaha global dalam menanggulangi perubahan iklim namun kami juga bisa menjabarkan kepada publik sudut pandang kami pada proses transisi energi yang sedang berjalan dan peran kami sebagai salah satu pemimpin dalam memfasilitasi proses tersebut. Climate Week juga memungkinkan kami meluaskan jaringan aksi melawan perubahan iklim yang kami dirikan. Kami menantikan kesempatan menjajaki potensi kerja sama dengan beberapa perusahaan yang kami temui selama penyelenggaraan Climate Week. Mengapa DBS memutuskan bergabung dengan RE100 dan apa komitmen inisiatif ini?
Perubahan iklim adalah salah satu masalah yang paling mendesak saat ini dan yang paling perlu segera ditanggulangi jika kita ingin Bumi tetap nyaman ditinggali. Sebagai bank yang memfokuskan diri memastikan perkembangan berkelanjutan di kawasan Asia, kami percaya bahwa kami wajib ikut ambil bagian dalam perang melawan pemanasan global dengan meninjau kembali dan mengurangi jejak yang kita tinggalkan dalam lingkungan di sekitar kita. Kami sadar proses transisi menuju energi terbaru yang berhasil tak hanya akan mengurangi emisi karbon dan menguntungkan para pelaku bisnis di tengan naiknya harga bahan bakar fosil. Tambahan lagi, sebagai bank Asia pertama yang masuk masuk RE100, kami harap komitmen kami akan mengilhami bank-bank lainnya memfokuskan diri pada keberlanjutan lingkungan dan energi yang terbarukan. Bagaimana keputusan untuk ikut serta dalam RE100 membentuk taktik bisnis dan kunci perkembangan DBS di masa depan?
Kami menargetkan penggunaan energi terbarukan di Singapura pada 2030 dan kami tengah berusaha mencapai lebih dari 60 persen penggunaan energi terbarukan pada 2020.
Kami berencana memasang panel matahari di rooftop kantor kami di Changi Business Park, Singapura. Baru-baru, kami juga meneken kesepakatan untuk mendapatkan setifikat energi terbarukan (REC) dari dua perusahan pembangkit listrik tenaga matahari di Singapura. Melalui beragam inisiatif ini, kami berusaha mencapai 12 persen penggunaan energi terbarkan pada akhir tahun ini dan menargetkan angka itu melonjak sampai 50 persen tahun pada 2018. Climate Week adalah gelaran untuk merayakan sinergi antara pelaku bisnis, masyarakat sipil dan pemerintah. Apa sih pentingnya menggalakan sinergi ini?
Perubahan iklim adalah masalah yang harus kita hadapi bersama. Kunci kesuksesan dalam sebuah kolaborasi akbar tak terletak hanya pada pembuatan rencana yang bags tapi juga pada ekseksi yang efektif dan berkelanjtan. Akibatnya, kerja sama antara para pemangku kepentingan utama, dari pelaku bisnis, pemerintah hingga masyarakat—penting dalam bagi kita dalam menjangkau segala macam skill dan modal yang diperlukan guna mempercepat transisi menuju ekonomi yang lepas dari ketergantungan akan bahan bakar fosil. Cari tahu lebih jauh cara mendukung usaha-usaha yang dilakukan oleh the Climate Group. Jika kamu ingin mewujudkan penggunaan energi terbarukan di tempatmu, dukung kampanye Ready for 100 yang digagas oleh Sierra Cub Wawancarai ini telah disunting agar lebih ringkas dan enak dibaca.