komputer

Komputer Mungil Berkemampuan Melebihi PC Kini Tersedia, Dibanderol Rp500 Ribu Saja

Raspberry Pi 4 resmi dirilis. Raspberry Pi Foundation mengklaim produk seukuran kartu kredit ini sanggup tanding perfoma lawan komputer desktop.
26.6.19
Raspberry Pi 4
Sumber foto dari Raspberry Pi 4

Generasi terbaru Raspberry Pi Foundation sudah bisa ditemukan di pasaran sejak awal pekan ini. Raspberry Pi 4 digadang-gadang sebagai versi baru komputer seukuran kartu kredit yang murah dan serbaguna.

Raspberry Pi adalah mesin barebone yang bisa digunakan untuk banyak hal. Pengguna telah mengubah komputer tersebut menjadi menara ponsel, superkomputer, dan konsol game retro. Model barunya kini didukung resolusi 4K dan USB 3.0, dan dapat dihubungkan ke dua monitor. Ukuran RAM-nya sendiri mencapai 4GB.

NASA baru-baru ini mengungkapkan ada peretas yang berhasil mengakses Jet Propulsion Laboratory (JPL) mereka lewat “komputer Raspberry Pi yang tidak memegang izin memasuki jaringan JPL.”

Pi 4 memiliki tiga model: RAM 1GB seharga Rp496 ribu, RAM 2GB seharga Rp638 ribu, dan RAM 4GB yang harganya Rp780 ribu. “Komputer ini tiga kali lebih kuat dari versi sebelumnya, Raspberry Pi 3+, dan sekitar 40 kali lebih kuat dari versi awal yang keluar 2012 lalu,” terang Matt Richardson, Direktur Eksekutif Raspberry Pi Foundation di Amerika Utara, dalam emailnya.

Richardson ingin pengguna menjadikan Pi 4 sebagai alternatif komputer desktop. “Salah satu fitur yang tak banyak diminta, tapi kami rasa penting adalah dukungan dua monitor,” ujar Richardson. “Hampir semua pegawai kami bekerja menggunakan dua monitor, jadi rasanya kami harus memenuhi aspirasi sebagai pengganti desktop lawas.”

Raspberry Pi Foundation sudah dari dulu ingin menggantikan komputer desktop, dan Richardson berkeyakinan telah merancang mesin yang bisa mewujudkan impian tersebut. “Ini adalah produk pertama kami yang bisa dijadikan alternatif oleh sebagian besar pengguna,” katanya.

"Pada tingkat tertentu, perubahannya kuantitatif. Fiturnya sama, tapi bertambah banyak. Jika digabungkan, fitur-fitur ini akan menghasilkan perubahan kualitatif dalam pengalaman menggunakan perangkat."

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard