Serba-serbi Antariksa

Pesawat Luar Angkasa NASA Mendarat di Mars untuk Pertama Kalinya Setelah Enam Tahun

Ada fotonya pula!
Cuplikan dari foto yang diambil wahana Nasa
Foto dari Nasa

NASA sukses mendaratkan wahana InSight di Mars pada Senin kemarin. Robot ini mengirimkan foto-foto setibanya di planet merah, dan akan melaksanakan eksplorasi selama dua tahun ke depan.

Pengembangan InSight menghabiskan waktu puluhan tahun, dan menelan biaya sekitar $1 miliar atau setara dengan Rp14 triliun. Pendaratan yang dilakukan pada pukul 3 sore ini menjadi misi pertama NASA yang sukses setelah enam tahun lalu. Lebih dari separuh misi eksplorasi mereka ke Mars gagal mendarat, dan itu hanyalah salah satu rintangan yang dihadapi di sepanjang rute Odyssean menuju planet tersebut. Masalah transmisi bisa membuat pesawat luar angkasa delay selama delapan menit. Itu pun kalau peluncurannya berjalan lancar.

Iklan

Pendaratannya berlangsung dramatis karena InSight harus melewati “seven minutes of terror”, serangkaian langkah berisiko yang perlu dilakukan untuk mencapai wilayah Elysium Planitia di Planet Mars. Wilayah ini berjarak 643 kilometer dari Curiosity Rover. InSight akan menjadi misi Mars pertama yang khusus meneliti bagian dalam planet. Robot penjelajah tersebut akan mengebor permukaan Mars kira-kira sedalam 4,8 meter.

VICE News mendapat kesempatan bertemu dengan tim NASA yang meluncurkan InSight ke planet merah, termasuk ketua pendaratan InSight Matt Golombek.

“InSight menggunakan tenaga surya, jadi robot ini tidak bisa jauh-jauh dari khatulistiwa supaya bisa tetap hidup ketika ganti musim,” kata Golombek kepada VICE News.

Bruce Banerdt, penyelidik utama dalam misi InSight NASA, menyatakan keyakinannya bahwa wahana ini akan mendarat dengan sukses kepada VICE News pada Senin lalu.

“Saya sudah tidak sabar. Saya deg-degan, tapi punya firasat baik untuk misi ini,” kata Banerdt. “Semuanya tampak sudah siap mendarat.”