Wisata

Kapan Waktu Termurah Pesan Tiket Pesawat?

Penasaran enggak sih bagaimana orang-orang bisa beli tiket pesawat dengan harga murah? Bagaimana caranya ya? Kali ini saya akan memberikan kiat-kiat bagi kalian yang ingin berlibur ke luar kota atau luar negeri tanpa merogoh kocek terlalu dalam.

Artikel ini pertama kali tayang di FREE—situs baru VICE Media yang membahas berbagai isu ekonomi dan pengelolaan keuangan secara nyeleneh.

Travelling adalah salah satu pengalaman hidup paling mengasyikkan dan dapat memperluas wawasan kita, tapi seperti yang dipahami orang-orang yang sering bepergian, biayanya tidak sedikit. Biaya tiket round trip untuk perjalanan domestik membutuhkan sekitar jutaan rupiah, sedangkan perjalanan ke luar negeri bisa menghabiskan puluhan sampai ratusan juta rupiah. Ditambah lagi, permintaan yang tinggi, kelas kursi pesawat, lama transit dan faktor lainnya membuat harga tiket gampang berubah-ubah. Maka dari itu, kita harus pintar-pintar mengatur strategi agar bisa mendapatkan tiket pesawat dengan harga yang jauh lebih murah.

Iklan

“Kalau kamu menanyakan orang-orang yang ada di dalam pesawat kapan mereka membeli tiket dan seberapa besar biaya yang mereka keluarkan, jawabannya akan sangat beragam,” Rick Seaney, CEO dan pendiri situs perencanaan perjalanan FareCompare, memberi tahu saya melalui telepon. “Ada beberapa dari mereka yang membeli di awal-awal tiket dijual, ada juga yang membeli beberapa bulan sebelum mereka pergi. Dua orang yang duduk bersebelahan bisa membeli tiket dengan harga yang jauh berbeda. Misal, si A hanya mengeluarkan beberapa juta saja, sedangkan si B menghabiskan puluhan juta untuk tiket yang sama.”

Kita tentunya ingin seperti si A yang membeli tiket dengan harga sangat murah, tapi bagaimana caranya? Mahal tidaknya harga tiket pesawat ditentukan oleh waktu kita membeli. Di bawah ini adalah beberapa strategi sederhana yang bisa kalian lakukan untuk mendapatkan tawaran terbaik, untuk pergi ke mana pun yang kalian inginkan.

Jangan Memesan Terlalu Telat
Saat kalian membaca ini, mungkin respons kalian “semua juga tahu kali”, tapi sebenarnya ya banyak pembeli yang masih melakukan kesalahan ini.

“Kebanyakan orang biasanya menunda membeli tiket karena mereka pikir bisa mendapatkan tiket yang murah, padahal hampir dua pertiga tiket yang terjual yaitu dalam rentang waku 30 hari,” kata Seaney. “Untuk penerbangan domestik, kalian sebaiknya mulai mencari-cari tiket sekitar tiga bulan sebelum berangkat. Jangan pernah coba-coba beli tiket 30 hari sebelum berangkat. Kalau kamu melakukannya, kamu harus terima membayar mahal.”

Iklan

Tapi Jangan Terlalu Cepat Juga
Ini juga kesalahan yang sering dilakukan pembeli. Keuntungan menjadi “early bird” tidak berlaku dalam membeli tiket pesawat. Mengapa? Karena maskapai penerbangan cenderung menurunkan harga dan memberikan penawaran murah beberapa bulan sebelum keberangkatan. Apabila kamu memesan tiket delapan bulan sebelum keberangkatan, kamu akan membayar jauh lebih mahal daripada jika kamu bersabar menunggu sekitar tiga bulan sebelum tanggal keberangkatan.

“Maskapai penerbangan baru akan menurunkan harga tiket pesawat sekitar tiga bulan sebelum keberangkatan. Sistem mereka akan menjual tiket lima sampai enam kali lipat lebih murah,” ujar Seaney.

Waktu paling ideal untuk membeli tiket penerbangan domestik yaitu sekitar satu sampai tiga bulan sebelum tanggal keberangkatan, sedangkan penerbangan luar negeri yaitu sekitar dua sampai lima bulan sebelumnya.

Memesan Tiket pada Selasa Siang
Ada siklus mingguan dalam penjualan tiket pesawat yang bisa dimanfaatkan pembeli untuk mendapatkan penawaran terbaik. Tim marketing di maskapai penerbangan biasanya memulai minggu kerja mereka dengan memperhitungkan berapa harga yang sebaiknya dipasang, dan mereka merilis pilihan harga ini Senin malam, atau Selasa pagi. Setiap Selasa, maskapai selalu menentukan penawaran yang bisa menyandingi harga kompetitornya.

Idealnya, “kamu bisa mendapatkan tiket paling murah pada Selasa pukul 3 sore Waktu Timur (EST),” kata Seaney.

Iklan

Memesan Tiket Pesawat yang Berangkat Hari Selasa, Rabu, dan Sabtu
Salah satu faktor yang paling memengaruhi harga tiket pesawat yaitu permintaan pembeli, dan hari-hari tertentu yang paling menarik perhatian orang yang sering bepergian. Bagi orang-orang yang bepergian untuk keperluan bisnis, mereka akan pulang setiap Kamis dan Jumat, dan kembali ke tempat bekerja pada minggu Malam atau Senin pagi. Kami dan Jumat juga waktu keberangkatan yang populer bagi orang-orang yang ingin berlibur di akhir pekan, dan pulang di hari Minggu.

Itu berarti penerbangan yang berangkat setiap Selasa, Rabu, dan Sabtu harga tiketnya bisa jauh lebih murah dari hari lainnya, jadi sebaiknya kalian memilih tiga hari tersebut apabila ingin mendapatkan tiket murah.

Memesan Saat Offseason
Kalau hari-hari tertentu bisa menawarkan harga tiket yang lebih murah, begitu juga dengan bulan-bulan tertentu. Di AS, musim panas terjadi pada Juni, Juli, dan Agustus. Tiga bulan tersebut, ditambah musim liburan pada November dan Desember, adalah peak seasonnya. Kebanyakan orang akan pergi liburan di bulan-bulan tersebut. Peak season bisa membuat harga tiket membengkak. Apabila kalian ingin liburan atau melakukan perjalanan bisnis, sebaiknya kalian memilih waktu yang sedang offseason. Harga tiketnya bisa jauh lebih murah daripada saat peak season.

Jika Tidak Ada Pilihan Lain, Gunakanlah Miles dan Poin
Apabila kalian sudah mencoba semua strategi di atas, tetapi harganya tetap mahal atau kalian butuh pergi segera, Seaney mengatakan ini adalah waktu-waktu “penawaran yang buruk.” Maskapai akan memasang harga yang tinggi untuk kebutuhan tiket yang dadakan seperti ini. Namun, tenang saja. Kalian masih bisa meringankan pengeluaran kok.

“Strategi terbaik yaitu menggunakan miles dan poin agar harganya tidak terlalu mahal,” kata Seaney. “Miles atau poin lumayan menguntungkan dan ini adalah konversi mata uang yang cukup bagus pada mata uang virtual berbentuk poin.”

Apabila kamu bukan merupakan penumpang setia atau tidak mendapatkan program miles kartu kredit, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan ikut program tersebut (Alaska, United, Delta, dan American Airlines memiliki penawaran reward yang tinggi). Selain kalian bisa meningkatkan miles setiap kali bepergian, kalian juga bisa mendapatkan reward dan promosi di toko-toko pakaian dan restoran.

Menghitung-hitung Biaya yang Dikeluarkan
Penerbangan langsung cenderung lebih mahal daripada penerbangan yang ada transitnya, tetapi kebanyakan pembeli lebih memilih penerbangan langsung karena lebih nyaman dan tidak terlalu melelahkan. Namun, apabila kalian ingin mengurangi pengeluaran biaya tiket, saya sarankan kamu memperhitungkan seberapa banyak uang yang bisa dihemat apabila mau memilih penerbangan dengan transit. Tentunya kalau kalian tidak keberatan harus transit di bandara lain.

Apabila kalian mengikuti cara-cara di atas, kalian bisa menghemat banyak uang setiap kali bepergian. Ini tidak hanya bermanfaat bagi keuangan kalian, tetapi juga pada diri kalian sendiri. Karena, siapa coba yang tidak senang bisa berlibur ke luar negeri dengan harga murah?