Balapan Kuda Sambil Mabuk di Guatemala

Tim VICE mengunjungi Todos Santos di Guatemala berpesta semingguan penuh mengikuti perayaan warga setempat, menyaksikan para lelaki memacu kuda sambil mabuk-mabukan.
16.6.17

Setiap akhir Oktober, para penduduk desa keturunan Suku Maya di Todos Santos, Guatemala, mengadakan pesta besar-besaran merayakan kebebasan mereka. Setelah pesta minum-minum berhari-hari tanpa tidur, para pria-pria lokal memacu kuda mereka walau masih mabuk.

Cukup lazim untuk melihat pemabuk terpental dari pelana kuda, atau diinjak-injak kuda-kuda lain. Biasanya selalu ada yang tewas di arena balapan. Tetapi bangsa Maya telah menderita cukup banyak. Mereka telah mengalami genosida oleh bangsa Spanyol, dan bahkan oleh pemerintah mereka sendiri. Jadi tewas mabuk dan bebas di atas kuda bukanlah cara yang paling buruk untuk mati. Minimal mereka memegang kendali.

Simak video dokumenter kami di tautan awal artikel ini.