Pemanasan Global

Kota Venezia Diperkirakan Akan Tenggelam Satu Abad Lagi

Kalian suka pemandangan gondola mengelilingi kota air di Italia itu? Bagus. Diingat-ingat ya, bencana di Venezia bisa kita hindari kalau manusia tidak merusak Planet Bumi.
10.3.17

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Australia.

Kota Venezia lima tahun terakhir semakin dipenuhi turis. Para pelancong itu berlomba-lomba mengunggah pengalaman mereka naik gondola keliling kanal ke Snapchat atau Instagram. Semua berkat membanjirnya tiket penerbangan murah ke Italia. Namun kalau manusia terus-terusan mengotori Planet Bumi, lambat laun kita harus menyiapkan snorkel ketika mengunjungi kota air tersebut. Soalnya, berdasarkan laporan perubahan iklim terbaru, Venezia diperkirakan akan tenggelam dalam waktu satu abad lagi. Terutama bila dampak pemanasan global tidak diperlambat dan sarana antibanjir tidak kunjung dipasang pihak pemkot.

Lambat laun kota ini diyakini tenggelam seperti Benua Atlantis (bedanya Venezia bukan cerita fiksi, penuh dengan arsitektur menawan, tongsis-tongsis milik turis dan berisikan manusia, bukan ikan duyung) karena menurut sebuah penelitian tinggi Laut Tengah diperkirakan akan naik sebanyak 140 cm sebelum Tahun 2100.

"Berkurangnya lahan akan mempengaruhi lingkungan dan infrastruktur lokal, seharusnya pemilik tanah dan pihak otoritas memperhitungkan faktor-faktor ini ketika merencanakan pembangunan pesisir," jelas penulis Fabrizio Antonioli. "Metode kami untuk daerah pesisir Italia bisa diaplikasikan di daerah-daerah lain di dunia yang juga terpengaruh oleh ingresi laut akibat perubahan iklim global."

Tim peneliti juga meyakini 33 area di Italia beresiko terpengaruh oleh kenaikan tingkat laut ini. Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa ketinggian air laut 'hanya' bertambah 32cm dalam satu millennium terakhir, fakta ini membuat angka prediksi ketinggian dalam 100 tahun ke depan semakin menakutkan