Sepakbola

Romelu Lukaku Ditangkap Polisi Gara-Gara Bikin Gaduh di Beverly Hills

Pemain baru Manchester United itu menggila bersama Paul Pogba. Semoga aja musim depan mainnya masih keren. Transfernya mahal cuy!
10 Juli 2017, 5:03am
Sumber foto Screenshot dari akun Instagram @paulpogba

Artikel ini pertama kali tayang di VICE Sports.

Satu fakta menarik dari transfer sepakbola: kita baru akan tahu siapa yang ditransfer setelah kontrak diteken. Itu seandainya kita cuma penonton sepakbola biasa. Kalau kamu seorang pesepakbola yang sedang diincar klub raksasa, kamu jelas bisa tahu isi transfernya sebelum beritanya mencuat dan kontrak diteken.

Itulah yang dialami Romelu Lukaku. Meski kontraknya senilai $96,7 juta (setara Rp1,2 triliun) dengan Machester United baru diumumkan hari ini, Lukaku sepertinya sudah tahu hal itu dan memutuskan bikin perayaan kecil-kecilan tanggal 2 Juli lalu, yang malangnya bikin dia dicocok polisi Beverly Hills lantaran dituduh bikin gaduh, seperti yang dilansir TMZ Sports.

Polisi Beverly Hills tak tanggung berusaha membubarkan pesta—yang digelar di sebuah rumah yang disewa atas nama Lukaku, menurut sumber TMZ—enam kali berturut-turut. Sementara itu, calon rekan satu tim Lukaku, Paul Pogba, berkali-kali mengunggah videonya tengah berlagak tengah latihan sepakbola di sebuah mansion berwarna putih di Beverly Hills, meski belum jelas apakah keduanya berada di tempat yang sama.

Videonya bisa dilihat di bawah ini:

Lalu, seakan kita enggak dibuat melongo lantaran berita pesta sukuran kontrak di siang hari (yang kena gerebek polisi), Pogba malah mengunggah video yang merekam dirinya dan Lukaku bersalaman dengan cara yang aneh.

Kendati cara salaman ini tergolong nyentrik, kita bisa menduga ide untuk melakukan pesta syukuran kontrak itu berawal dari sana. Sayang, tetangga rumah yang disewa Lukaku tak suka dengan keriuhan pesta hari itu. Imbasnya, mereka langsung melaporkannya ke polisi. Alih-alih menikmati pesta, Lukaku malah ditahan, dibebaskan ditempat—maksudnya tak digelandang ke kantor polisi—dan diberikan surat panggilan ke pengadilan

Penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi hari itu, berikut keterangan lengkap Kepolisian Beverly Hills sebagaimana dibeberkan BBC :

Pada 2 Juli 2017, sekitar pukul 8:00 petang, Petugas Beverly Hills Police Department menangkap seorang pria berumur 24 tahun bernama Romelu Lukaku Bolingoli.

Bolingoli menerima teguran lantaran melakukan perbuatan kurang menyenangkan yang melanggar Aturan Kawasan Beverly Hills Municipal nomor 5-1-104 tentang keributan yang berlebihan. Surat teguran ini diberikan setelah petugas menerima laporan tentang keributan yang berlebihan dari lokasi yang sama. Polisi telah memberikan peringatan verbal pada Bolingoli.

Pelanggaran aturan kebisingan ini terjadi di sebuah rumah di Beverly Hills yang ditempati sementar oleh Bolingoli. Bolingoli dilepaskan TKP dan diberikan surat teguran serta tak ditahan secara fisik.

Bolingoli dijadwalkan akan menjalani persidangan di Los Angeles Airport Courthouse tanggal 2 Oktober 2017.

Yang bikin geli dari kasus ini adalah beberapa pemain sepakbola dunia mungkin menganggap LA sebagai surga karena mereka tak terus menerus dikerubuti fan mereka lantaran. Sayangnya, di saat yang sama, pihak kepolosian LA juga tak mengenali mereka sebagai pesohor. Alhasil, mereka harus diproses layaknya warga negara biasa.

Sabar ya Mas Lukaku.