The VICE Guide to Right Now

Dedengkot Gangster Delhi Tertangkap Setelah Pamer Foto Gelas Starbucks di Facebook

Ternyata ada manfaatnya lho kalau barista Starbucks tidak salah menulis nama pelanggan. Cerita di India ini buktinya.
Diterjemahkan oleh Annisa Nurul Aziza
06 Maret 2020, 3:55am
Gelas Starbucks
Foto oleh Adrianna Calvo / Pexels

Orang belum ke Starbucks kalau belum pamer gelasnya di medsos. Dan mungkin, itulah yang ada di pikiran seorang anggota gangster ketika mereka beli kopi Starbucks.

Jitender Maan alias Gogi sudah lama menjadi incaran polisi. Preman paling ditakuti di Delhi itu sering meminta uang "keamanan" kepada orang-orang berkuasa. Dia mengancam korban agar tidak melaporkannya ke pihak berwajib. Polisi mulai mencium gelagat Gogi setelah dia berkelahi dengan musuh pada 2016. Namun, dia berhasil kabur dari persidangan di Haryana dan menjadi buronan sejak itu.

Bersama kaki tangannya, Gogi dituduh telah membunuh penyanyi Harshita Dahiya untuk menjadikan saudara iparnya anggota gangster. Preman itu berulang kali terlibat aksi kejahatan, tapi polisi tidak pernah berhasil menangkapnya. Siapa sangka, segelas Starbucks justru mengantarkan Gogi ke pihak berwajib.

Rekannya yang bernama Kuldeep Maan (Fajja) baru-baru ini mengunggah foto gelas Starbucks di Facebook. Di salah satu gelasnya, tertera nama Gogi. Polisi menggunakan foto ini untuk mendatangi semua gerai Starbucks di seluruh kota. Mereka menemukan lokasi sang penjahat di Gurgaon (Gurugram), Haryana.

"Kami mendapat informasi Gogi dan anggota gengnya tinggal di apartemen Mapsko Casabella, Sektor 82,” DCP (Sel Khusus) Manishi Chandra memberi tahu The Indian Express. Seorang pedagang senjata mengantarkan mereka ke sana.

"Kami didampingi tim SWAT, personel sel khusus yang mengepung Blok B-4. Anggota geng menyerah karena tidak menemukan jalan keluar."

Ternyata ada manfaatnya juga kalau Starbucks tidak salah menulis nama orang.

Follow Shamani Joshi di Instagram.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE INDIA.

Iklan