Kriminalitas

Kejahatan Absurd Kota Semarang: Suami Curi Mobil dari Restoran, Tinggalkan Istri di TKP

Alhasil sang istri dihadapkan pada situasi paling canggung dalam hidupnya. Plot twist: turis asal Surabaya itu mengaku nekat mencuri saat pelesir demi sang istri.
08 Januari 2020, 4:43am
Suami Curi Mobil dari Restoran Kota Semarang, Tinggalkan Istri di TKP
Kolase oleh VICE. Ilustrasi pencirian mobil [kiri] via Pixabay; momen AP ditangkap dari Facebook Reskrim Polrestabes Semarang.

Seorang lelaki dengan inisial AP (34) mencuri mobil Honda Jazz milik Andy Prabowo saat sedang diparkir di Warung Makan Ayam Panggang Lombok Cengis, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (5/1) sekitar pukul setengah 8 malam. Kocaknya, AP memutuskan buat ninggalin istrinya di TKP dan membawa kabur mobil curian seorang diri tanpa briefing apa pun buat pasangan hidupnya itu. Istrinya jelas kaget, mereka berdua adalah wisatawan asal Surabaya. Lagi pelesir kok malah suami ngilang nyolong mobil, jadi kita semua bisa maklum betapa kagetnya sang istri. Minimal, kalau mau mencuri, ya jangan ninggalin pasangan di TKP tanpa penjelasan dong!

Tiga jam setelah meninggalkan istri dalam kepanikan, AP ditangkap. Kata polisi, proses pencurian mobil terekam CCTV restoran dan video tersebut viral karena disebarluaskan di media sosial. Polisi yang menonton video di medsos segera melihat mobil curian menampakkan diri di perempatan Bubakan, Kota Lama, Semarang. Aparat langsung mengejar AP sebelum akhirnya melakukan peringkusan di lampu merah Madukoro pada jam setengah 11 malam. Curanmor nol, netizen satu.

"[Kasus ini] viral dulu. Ternyata, mobil Honda Jazz yang dimaksud di so__c__ial media itu malah tertangkap kamera CCTV kami. Karena melintas wilayah Kota Lama, akhirnya kami buntuti terus," kata Kapolsek Semarang Utara Kompol Johan Balentino kepada Tribunnews.

Kalau kalian berpikir apa yang dilakukan AP tidak mencerminkan sikap suami yang menyayangi istri, tunggu sampai mendengar alasannya. Ketika ditanya motif pencurian oleh polisi, AP menjawab nekat melakukan ini semua karena meski udah punya mobil sendiri, istrinya tetap menjadikan Honda Jazz sebagai mobil terbaik di hatinya.

Saat masih terpikir dengan keinginan istrinya itulah AP ketemu kunci Honda Jazz yang ditaruh sembarangan di atas meja makan restoran saat empunya lagi ke toilet. AP melihatnya sebagai pertanda semesta dan spontan mengambil kunci lalu membawa kabur mobil, meninggalkan istrinya yang bingung bukan main di dalam warung.

"Istri saya tidak tahu apa-apa. Yang jelas, [rencana saya] nanti kita berdua bakal ketemuan di lokasi yang dijanjikan. Jadi, saya bawa mobil orang lain, sedangkan istri bawa mobil saya," tutur AP. Dari penjelasan Kompol Johan, istri pelaku syok karena tidak menyangka permintaannya pengin Honda Jazz berujung pencurian mobil. Hm, the things we do for love….

Ditinggalin oleh suami sendiri emang nyebelin, tapi lebih nyebelin lagi kalau ditinggalin sesama rekan mencuri. November tahun lalu, HT (40) babak belur dihajar massa gara-gara kepergok lagi mencongkel motor di parkiran Balai RW 4, Jetis Kulon, Kota Surabaya. Tadinya, HT bersama seorang kawannya berkolaborasi mencari target curian menggunakan satu motor. Setelah menemukan sasaran, HT turun dan beraksi, sedangkan temannya berjaga di atas motor kalau-kalau mereka harus kabur cepat.

Bener aja, seorang warga memergoki dan langsung berteriak kalau ada maling. Teriakan ini membuat warga lain berhamburan keluar rumah. Rekan HT yang harusnya siap sedia mengangkut HT untuk kemudian kabur bersama, malah ngacir duluan. HT pasrah jadi bulan-bulanan warga.

"Jika saja pelaku yang tertangkap tersebut tidak diamankan petugas, nyawanya dipastikan tidak tertolong karena warga mencoba menghajarnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Fras saat dikonfirmasi Merdeka.

Soal loyalitas, rekan HT harus belajar banyak dari dua pemuda Sukabumi yang berniat mencuri ayam milik Mansyur (60) di Kecamatan Nagrak, Sukabumi, pada Oktober lalu. Saat mereka berdua kepergok si empunya ayam, keduanya kabur berdua tanpa meninggalkan satu sama lain. Malah, Mansyur menemukan motor yang dipakai pelaku terparkir di belakang rumahnya karena sudah ditinggal kabur.

Gitu lho, yang ditinggalin itu motornya, bukan rekannya. Ingat, motor bisa dibeli (atau dalam kasus ini, dicuri) sementara persahabatan tidak. Itu!