Iklan
Perang Dagang AS-Cina

Industri Teknologi Global Alami Kekacauan Karena Huawei Masuk Daftar Hitam AS

Bisnis rantai pasok ponsel di dunia saling terkait, sehingga larangan bisnis total yang diumumkan pemerintah AS memberi efek sangat luas.

oleh Jordan Pearson
23 Mei 2019, 11:27am

Foto ilustrasi ponsel pintar Huawei oleh Flickr/Andri Koolme 

Pemerintah Amerika Serikat melarang semua individu maupun perusahaan dari negaranya untuk berbisnis dengan produsen elektronik Cina, Huawei. Kebijakan itu, imbas dari tuduhan adanya software spionase dalam produk Huawei, memicu kekacauan yang lebih besar bagi rantai pasok industri teknologi global.

Kementerian Perdagangan AS memasukkan Huawei ke dalam “Daftar Unit Usaha Dalam Pengawasan". Itu daftar hitam yang biasanya diisi negara atau perusahaan yang wajib diawasi kerena potensi mengganggu keamanan nasional Negeri Paman Sam.

Walaupun larangannya dikeluarkan Amerika, perusahaan pembuat chip dan telekomunikasi asal Eropa dan Jepang juga terkena dampaknya. Efek sampingnya dirasakan di seluruh dunia. Berikut adalah ringkasan dampak yang ditimbulkan larangan tersebut:


Tonton dokumenter VICE soal kronologi perang dingin AS-Cina yang berujung pada masuknya Huawei ke daftar hitam:


Bagi perusahaan multinasional, keputusan menuruti larangan AS terhadap Huawei mencerminkan betapa terhubungnya industri teknologi. Sebab rata-rata perusahaan multinasional mempunyai staf dan kepentingan di berbagai negara.

"ARM mempunyai banyak staf di Amerika, dan juga badan hukum AS. Saya kira akan sulit membebaskan diri dan beroperasi sebagai perusahaan Britania Raya," kata Kyle Wiens, pejabat eksekutif tertinggi situs pembetulan ponsel iFixit. "Kalau seandainya saya menjadi manajemen mereka, lebih baik menuruti larangannya dan membiarkan AS/Tiongkok bernegosiasi."

Perusahaan iFixit melakukan pembongkaran produk elektronik, yang kerap menyingkap sifat global produksi perangkat elektronik. Pembongkaran ini mengungkap bahwa Apple tidak memproduksi sebagian besar komponen yang terdapat dalam iPhone.

Begitu pula sebaliknya dengan Huawei: Ponsel Huawei P20 Pro dilengkapi kamera yang buatan Leica asal Jerman; chip buatan perusahaan Belanda NXP; serta komponen dari perusahaan asal AS Micron, Cypress, Texas Instruments, dan SkyWorks; dan Samsung asal Korea Selatan.

Dampak larangan AS terhadap Huawei mengekspos betapa berkaitannya perusahaan-perusahaan AS dan Huawei, serta melacak jaringan industri global yang kini menjalani larangan perdagangan.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard