Tiongkok Merilis Video Indah Menggambarkan Sisi Terjauh Bulan

Wahana misi Chang’e 4 belum lama mengirimkan rekaman pendaratannya dan gambar panorama di satelit planet kita.

|
14 Januari 2019, 3:29pagi

Foto Panorama dari lokasi pendaratan wahana Chang'e 4 di Bulan. Sumber: Chinese Lunar Exploration Program (CLEP)

Robot pertama yang berhasil mendarat di sisi tergelap Bulan baru saja merilis gambar panorama rumah barunya yang menakjubkan pada Jumat lalu.

Pesawat ruang angkasa Cina Chang’e 4 melakukan pendaratan bersejarah pada 3 Januari (waktu Beijing), dan roket ini menggunakan mode kamera terrain untuk membidik foto 360 derajat buat menunjukkan kondisi di sekitar kawah Von Kármán.

Robot penjelajah Yutu 2 bisa dilihat dalam beberapa gambar. Wahana ini berhasil meluncur ke permukaan bulan sekitar 12 jam setelah kapal induknya mendarat. Chinese Lunar Exploration Program (CLEP) juga mengirimkan dua foto baru Chang’e 4 dan Yutu 2 yang saling memotret satu sama lain.

Selain foto permukaan Bulan, CLEP mengunggah rekaman wilayah target ketika pesawat luar angkasa tersebut meluncur turun dan bersiap untuk mendarat.

Ini pertama kalinya kita bisa menyaksikan permukaan Bulan yang belum terjamah secara dekat. Bulan terkunci pasang surut dengan Bumi—yang berarti periode rotasinya kurang lebih sama dengan periode orbitnya—sehingga satu sisi satelit kita selalu mengarah ke Bumi sementara sisi lainnya menghadap ke arah lain. Itulah mengapa kita terbiasa dengan fitur bulan seperti Manusia di Bulan atau Kelinci Bulan.

Misi pendaratan di Bulan seringnya hanya dilakukan di sisi dekatnya saja, sehingga menjadikan Chang’e 4 sebagai wahana ruang angkasa pertama yang mendarat di sisi terjauhnya. Bulan berada di jalur komunikasi langsung dengan Bumi.

Maka dari itu, sistem relay perlu dipasang agar bisa meneruskan pesan ke pengendali misi. Cina menggunakan satelit luar angkasa bernama Queqiao sebagai penghubung antara Chang’e 4 dan Beijing.

Artikel ini pertama kali tayang di Motherboard

More VICE
Vice Channels