media sosial

Daftar Salah Kirim Whatsapp Ter-ngehe Bikin Kita Bersyukur Ada Fitur Hapus Pesan

Untung si mama enggak curiga amat soal kata jorok yang enggak sengaja kekirim ke hapenya. Untung sekarang kita bisa menghapus pesan di Wa sebelum 5 menit.

oleh Arzia Tivany Wargadiredja
02 November 2017, 10:00am

ilustrasi oleh Diedra Cavina

Terlepas dari tren tersebarnya hoaks, ada banyak contoh kerugian lain kenapa smartphone dan aplikasi pendukungnya enggak boleh lebih pintar dari penggunanya. Salah satunya adalah ketika chat salah kamar atau chat salah orang enggak bisa dihapus atau ditarik ulang.

Memang sih itu enggak akan bikin Kim Jong Un langsung melesatkan roket ke arah kita, atau nuklir B41 meledak mendadak, tapi setidaknya berdampak hebat pada jaringan pertemanan, kekerabatan, dan kekeluargaan.

Nah, tapi terhitung sejak 31 Oktober 2017 lalu kita boleh lega sedikit. Karena Whatsapp meluncurkan fitur terbaru "Delete message for everyone" untuk siapapun yang ingin menghapus kiriman ke lawan bicaranya asalkan pesan terkirim tidak lebih dari 7 menit. Ini keren banget! Setidaknya, salah satu masalah kita berkurang (sedikit)!

Sejak Whatsapp punya fitur ini, salah kirim atau salah kamar bukan lagi hal yang bikin deg-deg-an. Tinggal delete aja! Karena itu, VICE Indonesia mengumpulkan berbagai kejadian salah chat dari yang paling berbahaya, sampai yang paling absurd dan memalukan sebagai tribut dari era keemasan chat salah orang dan chat salah kamar, yang kemungkinan besar akan semakin jarang terjadi di masa mendatang.

Rizky Maulana, 22, Producer Assistant/Researcher

"Tahun lalu pas gue masih kuliah di Belanda, gue sama teman-teman jalan-jalan ke Nice. Pas di sana gue chat sama nyokap. Nyokap minta gue kirim foto-foto pas liburan. Terus gue kirim lah..."

Mama : "Mana foto2nya?"
Rizky : * kirim enam foto pas lagi makan-makan minum-minum beer pinggir pantai*
Mama : "Hoii kamu minum beer?"

Dessy Indah, 25, Content Writer

"Gue sama abang gue suka ngomong kasar satu sama lain di chat, dan berbau seks. Waktu itu kita lagi ngomongin seseorang. Abang gue bilang, "Kayaknya itu orang pasti mau deh ngewe sama gue". Karena gue lagi chat sama nyokap juga dalam waktu bersamaan, jadi kekirim juga ke nyokap "

Dessy : "Ngentot luh Bang wkwk" (mau balas abang gue malah kekirim ke nyokap)
Nyokap : "Bah, apa itu ngentot?"
Dessy : " Itu ngotot Ma, maksudnya salah tulis, typo Ma"
Nyokap : "Ooh iya..."

Ni Wayan Desi, 25, Beauty Writer

"Waktu kuliah gue magang gitu di sebuah media cetak. Nah saat itu gue lagi liputan soal pangan. Ternyata bahan (liputan) gue kurang, akhirnya disuruh redaktur gue buat ngehubungin menterinya langsung. Akhirnya gue pun dikasih nomor menteri itu sama redaktur gue. Gue coba sms tapi enggak dibales-bales awalnya. Gue mau coba bilang ke redaktur gue bahwa menteri ini enggak bales-bales. Celakanya, niat kirim ke redaktur malah kekirim ke menterinya"

Wayan : "Mas, ini menterinya aneh deh lama banget enggak bales-bales sms gue. Enggak tau dah dia lagi ngapain. Teleponin aja apa ya Mas biar cepet balesnya?"
(enggak lama kemudian)
Menteri : "Kalau mau telepon boleh kok, kebetulan meeting saya udah kelar"

Donna (bukan nama asli), 24

"Waktu itu gue lagi ngomongin soal 'hacepan' twitter biru. Kacaunya, gue juga lagi chat sama nyokap. Salah kirim lah itu. Untung enggak ke abang gue, kalo enggak dia pasti ngerti. Ceritanya gue lagi di jalan menuju Bandung"
Komandan : "Iya ati2 di jalan dd kan kl ke Bdg suka ada yang apalah gitu"
Gue : "Iya Ma dd di jalannya"
"R nya abis, yang ada twitter biru dari produsen lama nii"
"Field reportnya katanya sih kebut juga"
"Eh salah kirim Ma itu buat temen kantor dd"
*ngirim lambang twitter, iya twitter yang media sosial itu buat cover*
*Send IMG Twitter*
"Kayak gini"
"Duh salah lagi, dd tidur aja deh di jalan, maaf ya Ma"
Komandan : "Dd skrng dmn? Ko slh melulu?"
Gue : "Di kereta Ma, goyang2 soalnya dd puyeng abis minum Neozep"
Komandan : "Ya udah tidur aja dulu hp nya simpan dulu"
Gue : "Iya ma dd pamit ke bdg ya ma"

Reffian Hidayat, 25, Guru

"Dulu saya pernah ngajar seni pertunjukan Sunda Degung di salah satu SMK di Bandung. Nah, ceritanya ada murid yang ngomongin saya tapi salah kamar masuk ke grup yang ada sayanya. Ngakak, kelepasan tercyduk"

Murid 1 : "Kak Rere sekarang [latihan] degung jamber?"
Murid 2 : "Neni, degung mh Senin latihannya"
Rere : "Jam 1"
"ini otw"
Murid salah kamar : "Tadi Pak Agus nanyain soalnya Pak" (nanya latihan jam berapa)
Murid 3 : "Kita jadinya latihan hari apa?"
Rere : "Senin aja ya" (Rere plin-plan)
Murid salah kamar : "Teuing any*ng ahh lieur si Rere mah :( (Enggak paham lah anjing bikin pusing si Rere mah)
"Yuk ke grup degung"
Murid 3 : "Anj****"
"Astagfirrrr"
Murid salah kamar : "Beuh itu mahhh salahh kirimmm"
"Salah kirimmmm"
Murid 3 : "Beunta wey beunta" (melek wooy melek)
Murid salah kamar : "Itu buat temen aku si Rere"
Murid 3 : "Eta terangkanlahhh"
Murid salah kamar : "Aku tadi lagi koar-koar di grup lain"
"naha jol ke sini" (kenapa tiba-tiba di grup ini)
":((("
"Maafin Kak Rere"
"Bukan ke Kak Rere :("
"Meni sama panggilannya :(" (Soalnya sama nama panggilannya)
Murid 3 : "KA RERE JANGAN SALAH PAHAM IHH. SI "MURID SALAH KAMAR" MAH MAKSUDNYA KE SI REGITA. SOALNYA SAMA SUKA DIPANGGIL RERE. BUKAN KE KA RERE IHH"