20 Tahun Reformasi

Anak Muda yang Lahir Sesudah Reformasi Kami Minta Menilai Suharto dan Rezim Orde Baru

Walau anak-anak SMA ini tak mengalami sendiri kekejaman OrBa, sebagian menolak dengan sadar slogan "iseh penak jamanku" lho. Masa depan Indonesia tidak terlalu suram rupanya.

oleh VICE Staff
21 Mei 2018, 10:22am

Ilustrasi dan kolase foto oleh Dini Lestari.

Tepat pada 21 Mei tahun ini, sudah lewat dua dekade sejak Suharto dijungkalkan dari kursi presiden. Sejak itu, kita memasuki era reformasi. Presiden baru datang silih berganti. Banyak yang berubah, tapi banyak juga yang tak berganti, salah satunya tentang bagaimana sejarah kita dinarasikan dan diajarkan di sekolah-sekolah.

Kami penasaran betul dengan sejarah orde baru versi apa yang diajarkan di bangku SMP dan SMA. Bagaimana Suharto sebagai presiden dicitrakan? Apakah yang buruk-buruk dari orde baru juga tercantum di buku paket?

Untuk mencari tahu soal itu semua, kami mewawancarai banyak anak sekolah dan mahasiswa yang lahir pasca 1998. Kami ingin tahu bagaimana citra bekas Presiden Suharto dan Orde Baru di mata mereka yang lahir setelah reformasi? Simak wawancara kami dengan mereka:

Arthur Sianipar, 18 Tahun, SMA Marsudirini Bekasi

VICE Indonesia: Hai, Arthur! Kamu pernah dengar nama Suharto enggak?
Arthur: Tahu dan pernah denger.

Apa sih yang kamu dengar tentang dia?
Yang aku tahu itu paling dia yang memimpin 32 tahun, kalau denger cerita orang yang hidup zaman itu pasti bilang keras hidupnya, kalau kita tuh kasar kata mau gerak dikit aja salah. Lalu dia lengser.

Apa yang muncul di kepalamu saat denger nama Suharto?
Apa ya? Hmmm nggak bisa dideskripsikan. Karena aku enggak pernah lihat dia bicara secara langsung. Aku juga enggak pernah tahu cara dia memimpin.

Suka enggak sama Suharto?
Aku enggak bisa tentukan suka atau enggaknya karena aku enggak ngerasain.

Menurut kamu nih, doi cocok enggak buat dijadikan pahlawan nasional?
Hmmm kalau yang aku tahu kan pahlawan karena rela berkorban dan ada yang dikenang oleh masyarakat... Aku tapi ga tau Suharto bikin apa untuk masyarakatnya. Kalau bikin sengsara doang, kayaknya engga cocok. Tapi kalau dilihat dari jalan ceritanya sih enggak bisa dibilang pahlawan. Karena kalau dia pahlawan pasti orang-orang pada suka. Tapi kalau dia aja sampe didemo dan digulingkan pas zaman Orba berarti dia enggak disukai orang.

Okay. Nah, kamu pernah enggak nih denger nama Tommy Suharto?
Pernah. Anaknya ya?

Iya. Pernah dengar apa tentang dia?
Apa ya? kalau ga salah ada berita tapi aku lupa tentang apa. Seingatku orang bener-bener jadi tahu dan berdebat.

Amalia Nan Renjana, 18 Tahun, SMA 2 Depok

Kamu belajar apa di sekolah tentang Suharto?
Obyektif dan textbook. Kalau di buku sejarah, semua peristiwa cuma dijabarin deskriptif, nggak pernah dari sisi… kan ada cerita di balik itu, ada banyak asumsi juga yang pro dan kontra Suharto. Itu enggak terlalu banyak dijelaskan. Kalau yg diajarkan dan materi yang dikasih guru sejarah itu cukup bahas dari dua sisi itu. Formal aja.

Kamu kebayangnya apa sih kalau denger Suharto?
Palingan keras sih.

Kamu sendiri suka enggak dengan sosok Suharto?
Enggak terlalu soalnya aku tumbuh di keluarga yang sempat hidup ketika Suharto memerintah. Ayah itu sering cerita tentang susahnya hidup keluarga di masa Pak Harto. Aku jadi agak kurang simpatik. Dulu Kakek sempat di Kabinet Sukarno, terus waktu Pak Harto naik, Sukarno turun. Jadi kehidupan keluarga bapak sempet jatuh. Itu yang bikin caraku ngelihat Suharto jadi beda.

Cocok enggak menurutmu kalau Suharto jadi pahlawan nasional?
Menurutku cocok, karena walau semua peristiwa yang sudah terjadi dan kontrovesinya, dia tetep ada kontribusinya untuk menyelamatkan dari ancaman disintegrasi bangsa dan dari PKI. Ya dia tetap pahlawan juga.

Michelle Maheswari, 18 Tahun, SMA Marsudirini

Apa yang muncul di kepalamu saat denger nama Suharto?
Presiden RI kedua.

Suka enggak sama Suharto?
Tidak.

Loh kenapa?
Karena mungkin dia dalang dari G30S.

Cocok enggak menurutmu kalau Suharto ditetapkan jadi pahlawan?
Bisa iya, bisa enggak, tapi mungkin lebih ke enggak sih.

Pernah dengar Tommy Suharto?
Pernah.

Apa yang kamu dengar tentang dia?
Anaknya Presiden Suharto, pernah dipenjara.

Muhammad Fadil, 19 Tahun, Universitas Lambung Mangkurat

Kalau di sekolah, kamu diajari tentang Suharto?
Tentang masa kekuasaan beliau yang disebut dengan Orde Baru

Apa yang muncul di kepala saat dengar nama Suharto?
Korupsi dan juga diskriminasi terhadap keturunan Tionghoa.

Kamu suka Suharto?
Enggak. Beliau membatasi kebebasan warga negara Indonesia yang memiliki keturunan Tionghoa. Pada masa jabatannya, korupsi meningkat dan tidak ada yang mengetahui tindakan kriminalitas karena pers dibungkam. Pers yang dianggap bersikap kritis akan dicabut izin terbitnya. Perekonomian pada masa Orba pun ternyata sangatlah kritis, dikarenakan oleh utang luar negeri, utang swasta, dan yang lebih parahnya lagi yaitu eksploitasi sumber daya alam.

Maria Acintya Wikasitakusuma, 18 Tahun, Bekasi

Apa yang muncul di kepala saat dengar nama Suharto?
Diktator.

Suka atau enggak sama sosok Suharto?
Enggak, soalnya cara dia pimpin bangsa itu agak menyimpang kalau buat saya. karena dengan cara diktator itu dia suka lupa kalau masyarakat itu udah pintar, gak bisa dibohongin. Cuma karena kuasa dia besar di Indonesia, makanya rakyat enggak berani buat menentang dia. Di balik kesuksesannya dia sendiri itu dia yang menjadi dalang korupsi walau banyak slogan enak to jamanku, cuma tetap aja dia korupsi begitu.

Pernah dengar Tommy Suharto?
Pernah. Dia anak bungsu dari Suharto... terus dia pernah terjerat kasus korupsi sama pembunuhan. dia awalnya melakukan penipuan lahan gitu, terus dia dijatuhi hukuman 18 bulan. Nah, sidangnya itu dipimpin sama Kartasasmita itu. Karena dia enggak terima gitu akhirnya dia bayar pembunuh bayaran untuk bunuh si Kartasasmita itu. Akhirnya dia dijatuhi hukuman juga atas kasus pembunuhan selama 15 tahun. Tapi abis itu dia malah bebas bersyarat.

Fanya Dafanti, 18 Tahun, SMAN 3 Jakarta

Hai, Fanya! Kamu pasti tahu Suharto kan? Menurutmu Suharto itu seperti apa sih?
Suharto jadi presiden RI dengan masa kepemimpinan yang paling lama dibanding presiden lainnya. Menurut aku sih Suharto ini sangat kontroversial. Contohnya seperti kebijakan dwifungsi ABRI, kebijakan pers, dll. Tapi kita tidak bisa pungkiri sih kalau ada beberapa programnya yang dianggap berhasil seperti program KB dan swasembada pangan.

Di sekolah diajari apa tentang Suharto atau Orba?
Aku belajar sejarah seputar Orde Baru, tapi pembahasannya termasuk netral, soalnya ngejelasin sisi baik dan buruk zaman itu.

Apa yang terbersit di benakmu kalau dengar nama Suharto?
Aku tidak suka gaya kepemimpinan Suharto karena pada masa itu tidak ada yang namanya kebebasan pers ataupun free speech. Pada masa itu banyak terjadi penyimpangan dan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu. Belum lagi diskriminasi terhadap warga Tionghoa, penembakan misterius, dwifungsi ABRI,KKN. Saking banyaknya penyimpangan aku sampai tidak bisa sebut semua.

Kalau orang bilang Suharto itu pahlawan, kamu setuju?
Suharto kurang pantas diberi gelar pahlawan. Alasannya sudah kujelaskan tadi.

Bagaimana dengan Tommy Suharto? Pernah dengar?
Semua tahu siapa dia, secara dia anaknya Suharto. Tommy juga sangat kontroversial karena dia dalang pembunuhan hakim dan skandal-skandal lainnya.

Andien, 17 Tahun, SMAN 4 Depok

Apa yang kamu tahu tentang Suharto?
Mantan Presiden RI kedua yang punya masa jabatan terlama, sampai akhirnya di demo besar besaran oleh mahasiswa Trisakti yang merasa Suharto tidak bisa menyelesaikan permasalahan krisis finansial yang terjadi di Indonesia.. Sampai akhirnya terbunuh empat mahasiswa Trisakti yang ditembak, terjadi demo besar besaran oleh mahasiswa sehingga Suharto mengundurkan diri..

Kalau di sekolah, apa yang diajarin tentang Suharto dan Orba?
Waktu masa kepemimpinan Sukarno, terjadi chaos di Indonesia akibat serangan PKI. Akhirnya Sukarno dipaksa menandatangani sebuah dekrit yang dikenal sebagai Supersemar, isinya menyertakan bahwa Suharto diberi kekuasaan untuk menjaga kemanan dan stabilitas negara.. karena maklumat itu, Suharto terlihat makin berkuasa dan menyebabkan Sukarno tergantikan. Setelah itu muncul Orba yang mengganti semua peraturan dan sistem pemerintahan secara drastis. Suharto memfokuskan pada pembangunan perekonomian di Indonesia.

Gambaran Suharto di benakmu seperti apa?
Mantan presiden RI kedua yang menjabat paling lama, hingga di demo besar besaran, dan digantikan oleh Habibie.

Kalau ditanya nih, kamu suka atau enggak sih sama Suharto?
Sebenernya iya, tapi enggak juga.

Kenapa gitu?
Suharto sebenarnya bisa membangun perekonomian dengan baik, sebagai contoh ia dapat menormalkan kembali kerja sama antar negara yang telah dirusak oleh Sukarno, dan mengembalikan kepercayaan negara-negara lain. Tetapi langkah dia salah, dia membuat warga berpikir bahwa dia telalu fokus terhadap investor asing yang berada di Indonesia, dan mengeduakan rakyat Indonesia sendiri. Sehingga muncul dendam di warga, dan menyebabkan terjadinya pembantaian terhadap etnis Tionghoa. Dan dia tercap sebagai presiden yang KKN, karna dia dapat menguasai negara dengan Golkar, terpilih secara 'mudah' memenangkan jabatan presiden terus menerus.

Ulfa, 20 Tahun, Mahasiswi Sejarah Unsyiah, Aceh

Ulfa. Foto oleh Hendri Abik

Apa yang muncul di kepalamu saat denger nama Suharto?
Bapak Pembangunan.

Apa yang diajarkan sekolah tentang Suharto?
Suharto dan penyebab G30SPKI yang termasuk ke dalam penyimpan rahasia Supersemar yang belum terungkap sampai sekarang.

Apa hubungan KKN dengan Suharto?
Banyak hingga cikal bakal KKN saat ini.

Suka enggak sama Suharto? Kenapa?
Ada sukanya dan tidaknya. Sukanya, dari segi ekonomi, karena adanya revolusi agraria di mana kita Indonesia mampu mengekspor beras ke luar negeri, pembangunan sangat genjar sampai ke pelosok, pada masa beliau juga Indonesia itu mampu mengibarkan benderanya di Barcelona, dari olahraga bulu tangkis kan saat itu, kita menang. Tapi enggak sukanya partai politik diperkecil, membantai abis-habisan PKI, padahal enggak semua PKI itu pelaku pembrotakan tapi dibantai juga. KKN mulai muncul, Keluar dari PBB kita, Disuruh KB masyarakatnya, Krisis ekonomi yang tidak mampu diatasi yang berunjung pada demo, bukan dipilih sama rakyat dan Pemegang kunci supersemar serta banyak lainya, yang tak ingat.

Cocok enggak menurutmu kalau Suharto jadi pahlawan?
Gak cocok, karena kalau kita bilang pahlawan, Kan masa dia pimpin gada lagi penjajahan pada masa dia, Pahlawan apa coba? Terus apa yang harus kita banggakan.

Pernah dengar Tommy Suharto?
Pernah, tapi cuman saya dengar sebagai anak pak Suharto.

Apa yang kamu dengar tentang dia?
Cuman tau dia anaknya doang.

Cecilia Elma, 17 Tahun, Siswi SMSR Yogyakarta Jurusan Tekstil

Cecilia Elma. Foto oleh Umar Wicaksono

Kalau aku menyebut Suharto, apa yang pertama kali muncul di kepalamu?
PELITA, program Pembangunan Lima Tahun.

Apa yang kamu tahu soal Suharto?
Dia menjabat 35 tahun sebagai Presiden Indonesia, selesainya tahun '98. Terus di '98 itu ada demo besar-besaran mahasiswa, pokoknya sekitar kampus Atmajaya jakarta banyak titik kumpulnya. Dia itu mimpin negara, tapi yang mengerjakan proyek atau mimpin perusahaan besar itu anak-anaknya doang. Abis itu, dia kayak pinjam uang negara lain untuk membangun indonesia, tapi nanti presiden-presiden selanjutnya harus menanggung hutangnya dia pas menjabat jadi presiden.

Di sekolah ada pelajaran sejarah soal itu nggak?
Dulu pas SD, tapi cuma kayak orde baru, orde lama, reformasi tahun segini, tahun segini, basic tahunnya doang. SMP pelajaran sejarahnya nggak ada orba. Kalau nggak salah kelas 6 SD itu aku baru tahu orba.

Sejauh apa pelajarannya?
Ganti presiden, apasih tuh... sama kabinetnya. Kayak gitu-gitu aja, sekadar itu. Presidennya siapa, tapi nggak dibahas suasananya kayak apa. Aku lebih tahu Orde Baru itu dari beberapa majalah, denger-denger dari mama papa dan eyang-eyangku,

Apa yang mereka ceritain?
Yang menarik petrus itu, penembak misterius. Jadi orang dibunuh cuma gara-gara buat onar, padahal kan bisa jadi buat onarnya gara-gara misalnya mengeluarkan pendapat positif. Ada mayat tergeletak di tengah jalan, nggak ada rasa manusiawinya.

Kamu tahu KKN?
Enggak tahu.

Suka enggak sama Suharto?
Enggak. Jadi enggak bisa ngungkapin pendapat secara langsung. Kalau sekarang kan ada sosial media. Jokowi aja dibuat meme nggak masalah, malah dibilang anak bangsa kreatif. Kalau zaman dulu kan langsung enggak boleh. Elo semua harus ngikut peraturan gue. Nggak ikut ditembak, diasingin.

Pernah nonton film G30/PKI?
Aku nggak mau (tertawa).

Secara umum, pelajaran sejarah di sekolah kayak apa?
Membosankan. Sejarah kan kalo ditarik-tarik nggak ada abisnya, jadi aku cepet bosen. Untung aku '98 belum lahir, pasti riuh banget nggak bisa kerja, nggak bisa keluar rumah.

Bisa bayangin hidup zaman orba?
Enggak aman kayaknya, lebih banyak pemberontakan kan buktinya tahun '98. Nah aku tahu soal Orba juga dari film Mimpi Sejuta Dollar Merry Riana, nah di awal film ada cuplikan soal '98, aku tahu dari situ.

Kan kamu calon pemilih muda, rencanamu kayak apa?
Ikut memilih tapi aku nanya-nanya orang yang udah pernah milih dulu. Kan aku nggak tahu apa-apa, aku masih bisa dipengaruhi banget lah ini (tertawa).

Maria Sattwika, Nurul Aziza, Titah AW (Yogyakarta), dan Hendri Abik (Aceh) berkontribusi dalam penulisan artikel ini.