media sosial dan literasi

Perpus New York Sulap Karya Sastra Klasik jadi Novel Instagram yang Grafisnya Cakep Banget

Novel yang pertama diunggah adalah "Alice's Adventures in Wonderland." Kamu harus lihat contoh-contoh gambarnya baru terbayang sebagus apa ide yang digarap perpustakaan umum New York

oleh Nicole Clark
23 Agustus 2018, 5:41am

All images courtesy of the New York Public Library

Ngaku aja deh, Instagram itu nagih banget. Kita pasti pernah enggak sengaja begadang sampai jam 3 pagi gara-gara enggak berhenti nge-scroll postingan dan ngebiarin story di Instagram berjalan, mencari foto-foto yang menarik perhatian kita, dari mana pun itu.

New York Public Library (NYPL)—yang akun Instagramnya punya lebih dari 200,000 follower—berencana memanfaatkan kebiasaan jelek kita untuk meningkatkan minat baca para netizen. Rencananya, NYPL akan meluncurkan sebuah proyek yang menggunakan story Instagram untuk membangkitkan ketertarikan terhadap karya sastra klasik dengan mengubahnya menjadi “Insta Novels” yang memanjakan mata.

Harapannya, ilustrasi dan animasi sampul karya-karya klasik itu—dikerjakan bersama agensi kreatif Mother—bisa memancing follower untuk mengecek koleksi e-book yang dimiliki NYPL. Semua novel dan novella klasik ini akan diupload seluruhnya ke seksi highlight akun Instagram NYPL. Dengan begitu, highlight NYPL bakal berubah menjadi sebuah rak buku digital. Seperti story Instagram umumnya, kamu harus terus menekan layar ponselmu untuk membaca satu halaman novel. Guna pindah ke laman selanjutnya, kamu cukup mengangkat jarimu dari layar ponsel. Lalu, jika story NYPL dibiarkan berjalan sendiri, netizen yang mengaksesnya akan dimanjakan dengan sebuah animasi flip-book.

Tapi, kalau kamu tak sempat membaca satu persatu kalimat dalam novel yang diunggah oleh NYPL, kamu sebenarnya enggak rugi-rugi amat. Artwork yang ditampilkan sangat memukau, seperti yang bisa kalian lihat dari versi insta story dari Alice's Adventures in Wonderland, yang diluncurkan minggu ini:

Seniman yang mengerjakan karya Lewis Carrol ini adalah Magoz. Lewat sebuah surel, dia mengungkapkan bahwa "Bukunya sendiri sudah jadi gudang inspirasi yang besar. Ceritanya sendiri cocok banget dengan gaya-gaya karya saya: surealisme, adegan-adegan yang tak logis, disproporsi, perubahan-perubahan penting dan kejadian-kejadian yang tak disangka-sangka.”

Mockup untuk versi 'Alice in Wonderland'


Agar bisa lekas nyetel dengan Alice's Adventures in Wonderland, Magoz terus-menerus mendengarkan lagu "White Rabbit" milik Jefferson Airplane selama dia mengerjakan proyek ini. Menurut Magoz, tujuannya mengambil proyek ini adalah “untuk menularkan rasa penasaran Alice yang tak habis-habisnya dan segala keajaiban yang menunggu Alice karena dirinya berani dan berpikiran terbuka.”

Dalam beberapa bulan ke depan, NYPL akan mengunggah novel pendek The Metamorphosis karya Franz Kafka. Adapun, ilustrasi novel tersebut bakal digarap oleh César Pelizer ( @cesarpelizer) dan cerita pendek “The Yellow Wallpaper” karangan Charlotte Perkins Gilman yang ilustrasinya dikerjakan oleh Buck ( @buck_design).