Penyiksaan Binatang

Polisi Memburu Abang Grandong, Preman Pemakan Kucing Hidup-Hidup di Kemayoran

Pria gaek itu makan kucing karena tersulut emosi saat menggusur pedagang pasar. Lihat, manusia bisa sebejat ini lho. Kalian masih menganggap kocheng oren barbar?
30.7.19
Polisi Memburu Abang Grandong, Pria Makan Kucing Hidup-Hidup di Kemayoran
Lelaki buas pemakan kucing di Kemayoran, screenshot via Instagram [kiri]; ilustrasi kucing ketakutan via Shutterstock.

Warganet Indonesia digegerkan video pria makan kucing hidup-hidup yang beredar di media sosial dua hari belakangan. Video ini pertama kali diunggah akun @christian_joshuapale yang memperoleh rekaman insiden tersebut, dan segera viral. Lelaki tersebut makan kucing sambil marah-marah di depan sebuah warung kawasan Jl H. Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Adakah yang mengenal bapak dalam video ini? Ia memakan hidup-hidup seekor kucing dan kejadian hari ini di Pasar Kemayoran, Jakarta Pusat. Please bantu identifikasi pelaku dalam video ini agar bisa ditindaklanjuti." Rekaman tersebut telah disaksikan lebih dari 68 ribu kali.

Lelaki berjaket cokelat itu tanpa ampun menggerogoti dan mencabik daging kucing yang terburai dalam genggamannya. Selama melakukan aksi kejinya, dia terus mengumbar kemarahan, tapi tak jelas kepada siapa.

Aksi biadabnya memicu reaksi keras di internet. Komunitas pecinta hewan mendesak polisi tidak tinggal diam dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Dilansir Kompas.com, aktivis perlindungan hewan Davina Veronica berharap polisi bisa melacak pelakunya sampai ketemu dan mengusut menjeratnya dengan Undang-Undang Nomor 18 tahun 2009. Sayangnya ancaman pidana ini memang ringan. Pelaku cukup membayar denda atau penjara paling lama sembilan bulan.

Iklan

Juru bicara Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Femke den Haas, turut mengecam pembantaian kucing secara sadis di Kemayoran. Dia khawatir si lelaki itu adalah psikopat yang membahayakan publik.

"Kalau sudah melakukan aksi yang brutal terhadap satwa yang tidak bisa bela diri, kemungkinan pria ini bisa melakukan [hal yang sama] ke anak-anak," ujar Femke kepada Detik.

Berdasarkan investigasi pengunggah video, pelaku ditengarai preman yang sempat ribut dengan pedagang sekitar Pasar Kemayoran. Rumornya dia disuruh sang bos mengusir pedagang tersebut. Saat dilanda emosi, dia tiba-tiba mengambil seekor kucing yang kebetulan lewat, kemudian langsung menyantapnya hidup-hidup. Kesaksian ini belum bisa dipastikan kebenarannya, tetapi setidaknya memberi petunjuk awal mengapa dia marah-marah sepanjang durasi video.

Polisi rupanya bergerak cepat memburu si pemakan kucing. Aparat mendapat kesimpulan senada. Mengacu pada kesaksian seorang penjual jamu yang sering didatangi sosok dalam video, lelaki pemakan kucing ini biasa dipanggil Abang Grandong.

Identitasnya simpang siur. Ada yang bilang Abang Grandong orang asal Banten, sebagian lagi bilang dari Madura. Sayangnya Grandong belum tertangkap sampai artikel ini dilansir.

"Begitu viral langsung saya kejar, langsung saya cari. Saya bertanya ke sekitar TKP tapi orang-orang tidak tahu [siapa dia]," kata Kapolsek Kemayoran Komisaris Polisi Syaiful Anwar saat dihubungi awak media.

Apabila pelaku berhasil dibekuk, Syaiful berjanji menanyakan alasan dia melakukan aksi nekat tersebut. Sebab alasannya bertindak keji sudah menggelinding jadi konspirasi liar. Ada netizen menduga ini terkait ilmu hitam. "Kalau ketemu kita panggil alasan dia makan kucing itu apa atau dia memang stres atau gimana," kata Syaiful.

Lihat, manusia bisa sebejat ini lho. Kalian masih menganggap kocheng oren barbar?