WTF

'Pineapple Boobs' Sedang Jadi Tren Baru di Instagram

Ada tren pengguna Instagram dari luar negeri yang semoga enggak ditiru pengguna Indonesia karena nyebelin dan nyampah banget.
10.9.18
Screenshot via Instagram

Selama beberapa abad terakhir, nanas menjadi simbol keramah-tamahan untuk tuan rumah yang dermawan di Amerika Serikat. Menurut sebuah legenda, saat kapten dari New England kembali setelah perjalanan jauh ke Karibia, mereka akan meletakkan nanas di pagar tiang rumah sebagai tanda untuk kawan dan keluarga bahwa mereka berhasil pulang dengan selamat.

Buah tropis ini—yang bahkan tidak endemik dan tumbuh di AS—dianggap sebagai undangan informal bagi siapapun. Intinya, mereka dipersilakan bertamu, minum-minum, dan mendengarkan tuan rumah membual soal perdagangan rempah atau apapun.

Pada abad ke-17, nanas mewakili kekayaan yang luar biasa, dan makanan yang sangat langka ini dapat dihargai hingga 8,000 USD per buah, titik harga yang akrab bagi siapa saja yang berbelanja di Whole Foods era pra-Amazon. Terlepas dari biayanya—atau karena itu—koloni kaya raya dikenal mengimpor nanas dan menggunakannya sebagai hiasan meja untuk pesta makan malam, seolah mengatakan "Lihat nih, gue tajir." Di abad ke-21, The Sun menegaskan tanaman tropis yang sekarang ada di mana-mana itu adalah cara bagi perempuan untuk mengingatkan semua orang bahwa mereka punya payudara.

‘Pineapple Boobs’ adalah tren terbaru di kalangan seleb dan blogger, dan media sosial menanggapinya dengan antusias,” tulis tabloid Inggris itu. "Tren ini membuat pengguna Instagram berpose tanpa atasan dengan nanas di depan payudara mereka." Menurut laporan The Sun, pose foto ini populer di kalangan orang-orang yang memiliki akses ke nanas atau resor liburan, termasuk peserta reality show Inggris Sophie Kasaei, model Italia Valentina Fradegrada, dan berbagai model dan aktris lainnya.

"Pose pineapple boob sangat populer, bahkan ada laman Instagram yang didedikasikan untuk tren ini,” The Sun melaporkan. Itu adalah pernyataan yang benar—tetapi sudah ada jauh sebelum musim panas ini. Akun @fruitbra Instagram itu didirikan pada akhir Mei 2017, dan kontribusinya tidak hanya meliputi nanas, tetapi kelapa, semangka, pepaya, nangka, alpukat, dan melon. (akun ini juga memiliki satu foto bertema bintang laut, yang seharusnya sudah didiskualifikasi. Itu kan bukan belimbing.)

Sementara itu, pada saat tulisan ini dibuat, tagar #pineappleboobs hanya digunakan pada 324 foto. Yang pertama diunggah pada Oktober 2013 oleh perusahaan yang menjual bikini dan tank top dengan nanas yang dicetak di bagian tubuh tertentu.

Meskipun ada beberapa crossover dengan @fruitbra, mayoritas foto dengan hashtag itu terkait dengan pakaian renang, T-shirt, atau pakaian lain dengan nanas palsu yang menutupi payudara asli pemakai. (Akun yang berasal #pineappleboobs, @amorromacollective, belum diposting sejak Juli 2016, dan situs webnya tidak lagi aktif.)

Josh Cantu, salah satu adopter nanas paling awal, memposting keterangan samar untuk menemani fotonya. Ketika ditanya tentang hal itu, dia menjawab, "Fuck you I'm gonna be insta Famous it ain't matter brah."

OK deh brah. Orang kaya mah bebas. Sobat misqueen yang masih waras sebaiknya enggak perlu ikut-ikutan.

Artikel ini pertama kali tayang di MUNCHIES