Antikapitalisme

Takut Dijarah Pendemo, Toko-Toko Mewah Paris Melindungi Gerai Mereka dengan Papan Kayu

Demontrasi 'Rompi Kuning' biasanya berlangsung jauh dari kawasan turis dan pertokoan mewah. Kini, unjuk rasa menolak pajak BBM itu mulai menyasar toko-toko barang mahal kawasan elit Paris.

oleh VICE Staff; foto oleh Baptiste César
17 Desember 2018, 3:54am

Semua foto oleh Baptiste Césae 

Artikel ini pertama kali tayang di VICE France

Ada satu faktor yang membuat unjuk rasa gilets jaunes (alias rompi kuning) di Prancis sebulan terakhir menonjol dari unjuk rasa yang umum digelar di sana. Biasanya, demonstrasi akbar di Paris berkisar di kawasan timur Ibu Kota—yang tak banyak memiliki etalase toko berisi barang mahal yang dibuat dari emas murni. Sekarang tradisi ini bergeser, setidaknya dalam kurun waktu tiga minggu belakangan.

Ribuan demonstran yang menuntut reformasi sosial besar-besaran mulai merangsek jalanan di kawasan barat Paris. Tujuannya jelas: agar salah satu penghuninya, Presiden Emmanuel Macron, mendengar aspirasi mereka.

Selain menjadi lokasi Élysée Palace, Menara Eiffel dan Arc de Triomphe, wilayah barat Paris padat dengan toko-toko mewah yang sepertinya, maaf-maaf nih, belum kelihatan bersimpati sama tuntutan para pendemo. Para demonstran yang datang dari kota-kota kecil Prancis itu awalnya cuma menolak tambahan pajak BBM. Belakangan, isu melebar, menjadi perjuangan melawan kebijakan ekonomi neoliberal, menuntut penaikkan upah minimum, menuntut orang kaya dipajaki lebih tinggi untuk mencapai target pengurangan emisi karbon, hingga menuntut Macron mundur. Para pengunjuk rasa disatukan oleh atribut rompi kuning untuk yang wajib dimiliki setiap pemilik mobil di Prancis buat keadaan darurat.

Belakangan, guna bersiap-siap menyambut demo dan untuk melindungi etalase mahal mereka dari amukan pendemo, toko-toko barang eklusif itu serempak menutup kaca-kaca mereka dengan papan kayu. Kentara sekali jika mereka takut barang-barang dagangan mereka bakal dijarah oleh pendemo yang sampai kini belum surut juga intensitasnya.

Sehari sebelum demo pada berderap ke kawasan barat Paris pada 8 Desember lalu, fotografer Baptiste César berkeliaran untuk mengabadikan gaya baru etalase toko-toko ekslusif macam Céline, Balmain and Kenzo meyambut pera pendemo gilets jaunes.

Scroll down untuk melihat foto hasil jepretan Baptiste César lain seputar ketakutan kaum burjuis Prancis terhadap gerakan massa rakyat.

1544451058507-vitrine-22
1544451091629-vitrine-9
1544451146510-vitrine-23
1544451197666-vitrine-18
1544451169548-vitrine-40
1544451239303-vitrine-3
1544451294840-vitrine-16
1544451339861-vitrine-39
1544451354547-vitrine-42
1544451379284-vitrine-10
1544451427346-vitrine-17
1544451557980-vitrine-33
1544451503429-vitrine-56
1544451613800-vitrine-53