Seekor Anjing Diselamatkan Setelah Terombang-Ambing 220 Km di Tengah Laut

Belum jelas kenapa hewan malang ini bisa sampai terdampar di kilang pengeboran minyak lepas pantai Thailand.

|
18 April 2019, 5:34am

Foto dari arsip Watchdog Thailand

Seekor anjing berhasil diselamatkan di tengah teluk lepas pantai Thailand minggu lalu. Belum jelas dari mana anjing ini berasal, siapa yang memilikinya, atau bagaimana prosesnya sampai dia bisa terdampar 220 kilometer di tengah laut. Dia ditemukan pekerja kilang pengeboran minyak, lalu dibawa kembali ke daratan dengan lingkaran bunga kuning pada lehernya. Ia diberi nama baru: “Boonrod” oleh tim penyelamat, bahasa Thailand untuk istilah “penyintas.”

Vitisak Payalaw, anggota tim pengeboran lepas pantai Chevron Thailand, melihat Boonrod sedang berenang menuju alat pengebornya. "Dari atas lokasi pengeboran, kami melihat kepala anjing itu naik turun di laut, sembari dia berenang ke arah kilang," kata Vitisak kepada Bangkok Post akhir pekan lalu. "Kalau ombaknya kuat hari itu, pasti dia tidak kelihatan dan bernasib buruk."

Ketika anjing malang itu berhasil menggapai tiang dasar plafon pengeboran, regu penyelamat segera berusaha untuk menariknya ke atas. Upaya itu digambarkan sebagai “balapan melawan waktu,” menurut Vitisak, karena ombak berpotensi mendorong Boonrod kembali ke laut lepas. Akhirnya, kru memutuskan mengikat tali ke lehernya dan mengangkat anjing tersebut ke atas platform pengeboran.

"Akhirnya, kami berhasil," kenang Vitisak. "Anjing ini diangkat dari laut tanpa luka sama sekali. Ia hanya tampak sangat lelah. Kami merawatnya sebentar lalu segera membawanya ke darat."

Boonrod segera dimandikan dan diberikan suplemen vitamin untuk memulihkan kesehatannya. Pada Senin (15/4) pagi waktu setempat, kapal mengantarnya ke pelabuhan Songkhla, Thailand Selatan. Di sana, dia segera disambut tim dokter hewan dan pekerja dari LSM Watchdog Thailand. Boonrod sekarang dirawat di klinik hewan setempat.

"Kondisinya secara umum sudah membaik," kata Vitisak saat dihubungi lagi oleh media lokal. "Dia semakin kuat dan sudah bisa tersenyum."

Bila tidak ada yang mengaku sebagai pemilik Boonrod sampai pekan depan, Vitisak berencana untuk mengadopsinya dan memeliharanya di di Khon Kaen, tempat tinggalnya. Vitisak menduga Boonrod sampai terdampar di tengah laut gara-gara ulah pemiliknya sendiri.

"Anjing ini mungkin terjatuh dari kapal ikan atau meloncat ke laut saat dibawa naik kapal," katanya. "Bisa saja dia melarikan diri dari perlakuan kejam dari pemilik sebelumnya."

Follow Gavin di Twitter atau Instagram

Artikel ini pertama kali tayang di VICE ASIA.