Maria Ressa
Jurnalis Senior Filipina Oposisi Duterte Divonis Bersalah atas Pencemaran Nama Baik
Penahanan Maria Ressa, pemred situs berita ternama Rappler, menandakan mundurnya kebebasan pers dan hilangnya hak-hak demokratis warga Filipina di bawah rezim Presiden Duterte.
Iklan